SERAYUNEWS-Untuk memastikan proses pembangunan hunian tetap (huntap) di Desa Ratamba, Kecamatan Pejawaran berjalan sesuai target, Sekretaris Daerah Kabupaten Banjarnegara melakukan tinjauan lapangan pada korban tanah gerak di Banjarnegara, Jumat (4/4/2025).
Kunjungan tersebut untuk melihat secara langsung progres pembangunan 16 huntap bagi korban tanah gerak yang ada di Desa Ratamba, Kecamatan Pejawaran pada akhir Januari lalu. Sehingga para korban tanah gerak dapat kembali memiliki tempat tinggal setelah sebelumnya rumah mereka rusak akibat bencana tanah gerak.
Sekretaris Daerah Kabupaten Banjarnegara Indarto mengatakan, hingga saat ini proses berjalan dengan baik. Dia mengatakan, pembangunan sudah dilakukan sejak pertengahan Ramadan lalu, bahkan beberapa rumah sudah mulai berdiri.
“Proses pembangunan huntap ini sudah memang sempat tertunda. Namun saat ini, progres pembangunan huntap rata-rata sudah mencapai 70 hingga 80 persen. Kami juga mengucapkan terima kasih pada relawan yang sudah kembali melakukan kegiatan kemanusiaannya di Banjarnegara,” ujarnya.
Dengan begitu, dia berharap dalam waktu dekat semua pembangunan huntap bagi korban tanah gerak di Desa Ratamba, Kecamatan Pejawaran ini dapat segera selesai. Kemudian, para korban bisa segera menempati tempat tinggal yang baru.
Seperti diketahui, pergerakan tanah yang terjadi pasa 20 Januari lalu menyebabkan sedikitnya 13 bangunan rusak berat dan roboh. Sementara, 15 bangunan lainnya terdampak. Tak hanya itu, akses jalan di wilayah tersebut yang merupakan jalur alternatif menuju Dieng juga rusak parah.
Akibat kejadian tersebut, 11 kepala keluarga (KK) terpaksa mengungsi di sejumlah tempat yang lebih aman. Saat kejadian, pergerakan dan retakan tanah yang terjadi di Dusun Kaliireng, Desa Ratamba ini getarannya dirasakan oleh warga.
Tak lama setelah warga merasakan getaran, beberapa rumah warga mulai terlihat dinding rumah retak. Merasa takut, warga mulai ke luar rumah untuk mengungsi. Bahkan, sebagian warga memilih tinggal di musala yang dinilai lebih aman.