
SERAYUNEWS-Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Banyumas, khususnya yang bertugas di lingkungan Setda Banyumas mengawali Jumat pagi dengan pengajian. Agenda ini akan menjadi agenda rutin, selama bulan Ramadan.
Pada pekan pertama di bulan ramadan ini, pengajian diisi oleh Gus Enjang Burhanudin Yusuf dari Pondok Pesantren Darussalam. Kegiatan yang dilaksanakan di Pendopo Si Panji Purwokerto ini dimaksudkan untuk mengisi amaliyah Ramadan.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Banyumas, Wahyono, menjelaskan bahwa forum religi ini sengaja dirancang untuk memperkaya kegiatan amaliyah Ramadan di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Banyumas.
“Kegiatan amaliyah Ramadan kali ini merupakan kegiatan pertama dan akan dilaksanakan setiap hari Jumat selama bulan Ramadhan,” katanya.
Dalam tausiyah bertema “Ramadan Bulan Penuh Berkah”, Gus Enjang Burhanudin Yusuf dari Pondok Pesantren Darussalam menekankan bahwa esensi bulan suci jauh melampaui menahan haus dan lapar. Baginya, Ramadan adalah momentum emas untuk memperkuat takwa, memacu amal saleh, serta menyucikan diri.
“Tidak heran jika Ramadan disebut sebagai bulan penuh berkah, rahmat, dan ampunan dari Allah SWT,” katanya.
Gus Enjang juga menyoroti keunikan puasa sebagai ibadah yang sangat personal dan sulit untuk dipamerkan kepada orang lain, berbeda dengan salat, sedekah, atau haji yang memiliki dimensi visual.
“Tujuan utama puasa adalah membentuk pribadi yang bertakwa. Oleh karena itu, memahami makna Ramadan secara menyeluruh menjadi penting agar ibadah yang dijalani tidak sekadar rutinitas tahunan, tetapi benar-benar membawa perubahan positif dalam kehidupan,” lanjutnya.
Melalui puasa yang benar, seorang Muslim diharapkan mampu mengasah kejujuran, empati, serta kepekaan sosial terhadap mereka yang membutuhkan. Setiap kebaikan di bulan ini dijanjikan pahala yang berlipat ganda, memberikan peluang besar bagi siapapun untuk berbenah diri.
Sebagai penutup, Gus Enjang berharap agar nilai-nilai Ramadan tidak luntur seiring berlalunya bulan suci.
“Semoga Ramadan yang kita jalani tidak hanya membawa keberkahan selama satu bulan, tetapi juga meninggalkan jejak kebaikan yang terus berlanjut sepanjang tahun. Dengan demikian, Ramadan benar-benar menjadi bulan transformasi menuju pribadi yang lebih bertakwa, berakhlak mulia, dan peduli terhadap sesama,” kata dia.