
SERAYUNEWS – SMK TI Bina Citra Informatika Purwokerto menegaskan komitmennya untuk tidak hanya mencetak lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan akhlakul karimah yang kuat.
Komitmen tersebut semakin diperkuat dengan peresmian Masjid Al Hikmah yang berada di lingkungan sekolah, Rabu (10/6/2026).
Keberadaan masjid tersebut akan menjadi pusat kegiatan pembinaan keagamaan, termasuk program wajib baca tulis Al-Qur’an bagi seluruh siswa muslim.
Program ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membangun keseimbangan antara kompetensi akademik dan pembentukan karakter.
Ketua Yayasan Bina Cahaya Insani Purwokerto, Hj. Titik Pujiastuti, SH, M.Pd, mengatakan bahwa pendidikan agama selama ini tetap menjadi perhatian penting meskipun SMK TI Bina Citra Informatika bukan sekolah berbasis agama.
Menurutnya, sekolah ingin menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami ingin para siswa tidak hanya unggul di bidang akademik, tapi juga berupaya untuk menjadikan siswa yang berakhlakul kharimah,” katanya.
Sebagai bentuk keseriusan program tersebut, pihak sekolah akan merekrut seorang guru khusus yang memiliki kompetensi hafalan Al-Qur’an untuk membimbing siswa dalam membaca dan menulis Al-Qur’an.
“Kami nanti akan merekrut satu guru khusus yaitu hafidzah, untuk mengajar baca dan tulis Al Qur’an, dan pembelajarannya nanti dilaksanakan di Masjid ini,” kata dia.
Selain memperkuat pendidikan karakter, SMK TI Bina Citra Informatika juga terus menunjukkan prestasi di bidang akademik.
Titik menjelaskan, sejumlah siswa berhasil diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur tanpa tes. Selain itu, sekolah juga memperoleh kuota khusus bagi siswa berprestasi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
“Tahun ini siswa kita ada tiga yang diterima di UIN Zaisu dan Unsoed tanpa tes, serta dapat kuota lima siswa terbaik di BSI,” kata dia.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa penguatan pendidikan karakter dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas akademik siswa.
Guru Pendidikan Agama Islam sekaligus Takmir Masjid Al Hikmah, Okti Fathi Abdillah, S.Pd.I, menjelaskan bahwa program baca tulis Al-Qur’an bukan kegiatan ekstrakurikuler, melainkan materi tambahan yang wajib diikuti seluruh siswa muslim.
“Jadi ini (pembelajaran baca tulis Al-Qur’an) menjadi materi tambahan, semua siswa harus mengikutinya,” katanya.
Menurutnya, program tersebut bertujuan memberikan kemampuan dasar dalam memahami ilmu agama melalui Al-Qur’an. Materi pembelajaran akan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing siswa.
“Bagi yang sama sekali belum bisa, kita lakukan pembelajaran membaca. Bagi yang sudah bisa dan lancar, nanti untuk hafalan jus,” kata dia.
Tidak hanya menjadi program pembinaan, hasil pembelajaran baca tulis Al-Qur’an juga akan menjadi salah satu syarat dalam proses kelulusan siswa.
“Tetap ada penilaiannya, nanti juga ada ujiannya disetiap tahun,” kata dia.
Peresmian Masjid Al Hikmah turut dihadiri Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono. Ia mengapresiasi langkah SMK Bina Citra Informatika yang memberikan perhatian besar terhadap pendidikan agama dan pembentukan karakter siswa.
Menurut Sadewo, masjid memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar tempat ibadah. Masjid juga menjadi sarana membangun nilai-nilai moral dan akhlak bagi generasi muda.
“Masjid tidak hanya tempat beribadah solat, tapi juga untuk tempat menumbuhkan nilai nilah akhlak, sehingga tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi bijaksana dalam berfikir,” kata dia.
Selain itu, Bupati juga mengapresiasi berbagai program bantuan pendidikan dan beasiswa yang dijalankan sekolah. Program tersebut dinilai membantu mengurangi angka Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kabupaten Banyumas.
“Berbagai program bantuan dan beasiswa yang ada di sekolah ini juga sangat bagus, jadi turut berperan serta menurunkan ATS,” katanya.
Keberadaan program pendidikan karakter, pembelajaran Al-Qur’an, serta berbagai bantuan pendidikan tersebut diharapkan semakin memperkuat peran SMK TI Bina Citra Informatika dalam mencetak generasi muda yang unggul, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan masa depan.