
SERAYUNEWS – Mengamankan akun pada platform ASN Digital melalui fitur Multi-Factor Authentication (MFA) adalah langkah krusial yang diwajibkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Namun, pada praktiknya, banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menemui jalan buntu saat melakukan verifikasi. Kendala teknis seperti kegagalan sinkronisasi sering kali membuat proses aktivasi terhenti.
Padahal, MFA sangat vital untuk mencegah peretasan dan pencurian data pribadi di era siber yang penuh risiko ini. Jika Anda sedang mengalami masalah ini, tidak perlu panik, karena ada beberapa langkah perbaikan yang bisa Anda coba secara mandiri.
Sistem MFA bekerja dengan menghasilkan kode OTP unik setiap 30 detik melalui aplikasi autentikator.
Kegagalan biasanya terjadi karena sistem keamanan mendeteksi adanya ketidaksesuaian antara kode yang dimasukkan dengan data di server pusat.
Hal ini bukan berarti akun Anda bermasalah, melainkan lebih kepada masalah teknis komunikasi antar perangkat.
Setidaknya ada empat pemicu utama mengapa aktivasi MFA Anda gagal:
Untuk mengatasi kendala di atas, Anda dapat melakukan urutan perbaikan berikut:
Jika Google Authenticator tetap menunjukkan pesan Invalid, Anda disarankan beralih menggunakan aplikasi FreeOTP. Aplikasi ini tersedia secara gratis di Play Store (Android) dan App Store (iOS).
Pastikan koneksi internet Anda stabil saat melakukan pemindaian. Jika sistem tetap mengalami timeout, bersihkan cache pada browser yang Anda gunakan untuk mengakses laman ASN Digital sebelum mencoba mendaftar kembali.***