
SERAYUNEWS– Banyak calon mahasiswa mulai mencari informasi mengenai jadwal SPMB Mandiri Unsoed 2026 setelah hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) diumumkan.
Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) kembali membuka kesempatan bagi lulusan SMA/SMK/MA melalui jalur mandiri yang terdiri dari dua skema seleksi, yakni SPMB Mandiri UTBK dan SPMB Mandiri Non-UTBK.
Menariknya, peserta yang tidak memiliki nilai UTBK tetap dapat mendaftar melalui jalur Mandiri Non-UTBK dengan mengandalkan nilai rapor, prestasi, dan pengalaman organisasi.
Berdasarkan informasi resmi di laman Admisi Unsoed, pendaftaran SPMB Mandiri 2026 dibagi menjadi tiga gelombang untuk jalur UTBK maupun Non-UTBK.
Gelombang 1
Pendaftaran: 4 Mei – 8 Juni 2026
Pengumuman hasil seleksi: 15 Juni 2026
Registrasi online: 17 – 26 Juni 2026
Registrasi fisik: 3 – 5 Agustus 2026
Gelombang 2
Pendaftaran: 9 – 30 Juni 2026
Pengumuman hasil seleksi: 9 Juli 2026
Registrasi online: 12 – 17 Juli 2026
Registrasi fisik: 3 – 5 Agustus 2026
Gelombang 3
Pendaftaran: 1 – 27 Juli 2026
Pengumuman hasil seleksi: 31 Juli 2026
Registrasi online: 1 – 6 Agustus 2026
Registrasi fisik: 6 – 7 Agustus 2026
Dengan jadwal tersebut, calon mahasiswa masih memiliki kesempatan mengikuti seleksi hingga akhir Juli 2026 apabila belum berhasil pada gelombang sebelumnya.
Unsoed menyediakan dua jalur seleksi mandiri yang dapat dipilih peserta sesuai dengan kondisi masing-masing.
1. SPMB Mandiri UTBK
Jalur ini diperuntukkan bagi peserta yang memiliki nilai UTBK-SNBT 2026. Penilaian dilakukan berdasarkan beberapa komponen berikut:
– Nilai UTBK 2026
– Nilai rapor semester 1 sampai 5
– Indeks nilai sekolah
– Prestasi akademik maupun nonakademik
– Pengalaman organisasi dan kepanitiaan
2. SPMB Mandiri Non-UTBK
Bagi peserta yang tidak mengikuti UTBK, Unsoed tetap membuka peluang melalui jalur Non-UTBK dengan komponen penilaian berupa:
– Nilai rapor semester 1 sampai 5
– Indeks nilai sekolah
– Prestasi akademik dan nonakademik
– Pengalaman organisasi atau kepanitiaan
Peserta hanya diperbolehkan memilih satu jalur seleksi pada gelombang yang sama.
Calon peserta wajib memenuhi beberapa persyaratan berikut:
1. Memiliki nilai UTBK-SNBT 2026.
2. Memiliki nilai rapor semester 1 hingga semester 5.
3. Mengunggah dokumen prestasi jika memiliki capaian akademik, olahraga, seni, atau keagamaan.
4. Mengunggah bukti pengalaman organisasi atau kepanitiaan jika ada.
5. Bersedia membayar Iuran Pengembangan Institusi (IPI) apabila diterima.
6. Tidak lolos SNBP dan belum melakukan registrasi SNBT 2026.
7. Peserta Gelombang 2 merupakan peserta yang belum diterima pada Gelombang 1.
8. Peserta Gelombang 3 merupakan peserta yang belum diterima pada Gelombang 1 maupun Gelombang 2.
Untuk Program Sarjana Reguler dan Kelas Internasional, peserta merupakan lulusan tahun 2024, 2025, atau 2026.
Sementara untuk Program Diploma Tiga (D3), peserta dapat berasal dari lulusan tahun 2022 hingga 2026.
Persyaratan lainnya meliputi:
1. Memiliki nilai rapor semester 1 sampai 5.
2. Mengunggah bukti prestasi akademik maupun nonakademik.
3. Mengunggah dokumen pengalaman organisasi atau kepanitiaan.
4. Bersedia membayar Iuran Pengembangan Institusi (IPI) jika diterima.
5. Tidak lolos SNBP dan belum registrasi SNBT 2026.
6. Ketentuan gelombang mengikuti aturan yang sama dengan jalur UTBK.
Peserta SPMB Mandiri Unsoed 2026 dapat memilih maksimal empat program studi.
Ketentuannya:
– Maksimal dua program studi Sarjana Reguler.
– Maksimal dua program studi Diploma.
– Atau satu program studi Kelas Internasional.
Urutan program studi yang dipilih menjadi prioritas dalam proses seleksi.
Khusus Gelombang 2 dan Gelombang 3, beberapa program studi favorit seperti Kedokteran, Kedokteran Gigi, Farmasi, dan Keperawatan Reguler tidak lagi tersedia untuk dipilih.
Calon peserta wajib membayar biaya pendaftaran sebesar Rp350.000.
Pembayaran dapat dilakukan melalui:
– Bank BTN
– Bank Jateng
– Bank Mandiri
– Bank BNI
– Bank BRI
– Bank Syariah Indonesia (BSI)
Perlu diketahui bahwa biaya pendaftaran yang telah dibayarkan tidak dapat dikembalikan dengan alasan apa pun.
Selain biaya pendaftaran, mahasiswa yang lolos melalui jalur mandiri juga diwajibkan membayar Iuran Pengembangan Institusi (IPI) saat proses registrasi mahasiswa baru.
SPMB Mandiri Unsoed 2026 menjadi salah satu peluang terbesar bagi calon mahasiswa yang belum berhasil melalui jalur SNBP maupun SNBT.
Dengan adanya opsi Non-UTBK, peserta yang tidak mengikuti tes nasional tetap memiliki kesempatan untuk kuliah di salah satu perguruan tinggi negeri favorit di Jawa Tengah tersebut.
Karena pendaftaran gelombang pertama telah dibuka sejak 4 Mei 2026, calon peserta disarankan segera menyiapkan dokumen rapor, sertifikat prestasi, dan berkas pendukung lainnya agar tidak melewatkan kesempatan masuk Unsoed tahun ini.