
SERAYUNEWS-Aksi pencurian tabung gas subsidi 3 kilogram atau yang dikenal sebagai gas melon kembali terjadi. Kali ini, peristiwa tersebut menimpa seorang pedagang warung kelontong di Kelurahan Krandegan, Kabupaten Banjarnegara.
Ironisnya, aksi pelaku terekam jelas kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di lokasi kejadian. Dalam rekaman CCTV, terlihat seorang pria mengendarai sepeda motor berhenti di depan warung.
Pelaku berpura-pura menjadi pembeli dengan membeli obat batuk kepada pemilik warung. Saat korban lengah dan sibuk mengambilkan uang kembalian, pelaku dengan cepat mengambil satu tabung gas 3 kilogram yang diletakkan di depan warung.
Setelah berhasil membawa tabung gas tersebut ke sepeda motornya, pelaku kembali ke warung untuk menerima uang kembalian, seolah tidak terjadi apa-apa. Aksi itu berlangsung singkat dan nyaris tanpa kecurigaan.
Korban, Dwi Jamirah, mengaku kejadian ini bukan yang pertama kali dialaminya. Ia menyebut sudah tiga kali kehilangan tabung gas dengan modus serupa. Dua kejadian sebelumnya bahkan tidak terekam kamera karena saat itu CCTV belum terpasang.
“Pelaku datang naik motor, beli obat batuk. Pas saya ambil uang kembalian, gas langsung dibawa,” ujar Dwi Jamirah.
Akibat kejadian berulang tersebut, korban mengalami kerugian hingga ratusan ribu rupiah. Ia pun berharap pelaku segera tertangkap agar tidak ada pedagang lain yang menjadi korban dengan modus yang sama.
Kasus pencurian gas subsidi ini menjadi peringatan bagi para pemilik warung, khususnya yang meletakkan tabung gas di area terbuka. Pemasangan CCTV dan peningkatan kewaspadaan dinilai penting untuk mencegah aksi kejahatan serupa terulang kembali.