Sabtu, 2 Juli 2022

Terkait Dugaan Penimbunan Minyak Goreng Curah, Ini Penjelasan Kapolres Purbalingga

Kapolres Purbalingga AKBP Era Jhony Kurniawan memantau stok minyak goreng curah di salah satu distributor di Jalan Soekarno-Hatta Kelurahan Kalikabong, Kecamatan Kalimanah, Kamis (31/3/2022). (Joko Santoso)

Kapolres Purbalingga AKBP Era Jhony Kurniawan menegaskan pihaknya akan memantau distribusi dan perdagangan minyak goreng curah. Langkah itu dilakukan guna mengantisipasi adanya penimbunan di tengah kelangkaan komunitas tersebut.


Purbalingga, serayunews.com

“Jajaran kami siap melakukan pengawalan dan pemantauan. Jangan sampai ada penimbunan. Data yang kami terima menyebutkan, belum ada penimbunan minyak goreng curah di wilayah hukum Polres Purbalingga,” katanya saat mendampingi Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) melakukan inspeksi mendadak (sidak) di salah satu distributor minyak goreng curah di Kelurahan Kalikabong, Kecamatan Kalimanah, Kamis (31/3/2022).

Baca juga  Tidak Betah di Ponpes, Seorang Santri di Purbalingga Kabur

Dalam kesempatan tersebut kapolres menyampaikan bahwa kelangkaan minyak goreng curah di pasaran di Purbalingga, disebabkan karena pasokan yang terbatas dari distributor pusat. Pihaknya juga mengimbau agar pedagang dan distributor tidak melakukan penimbunan.

“Hari ini kami melakukan pemantauan langsung ke gudang. Selain itu juga ke pasar tradisional,” ungkapnya.

Kapolres menambahkan pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan mengawal distribusi terutama saat Ramadan. Karena biasanya di Ramadan dan menjelang Idulfitri tingkat permintaan dan konsumsi berbagai barang kebutuhan pokok akan meningkat, termasuk minyak goreng.

Baca juga  Ngeri, Kebakaran Kantor di Maos Cilacap Hanguskan Satu Mobil

“Saat ini belum ada penimbunan. Kami akan pantau terus. Jadi jika ada penimbunan minyak goreng dan menyebabkan kelangkaan di pasaran tentu akan kami tindak tegas,” imbuhnya.

Seperti diketahui sejumlah warga dan pedagang di Kabupaten Purbalingga beberapa hari terakhir mengeluhkan mengenai kelangkaan minyak goreng curah. Salah satu pedagang di Pasar Segamas Purbalingga, Adi mengatakan pihaknya juga mengalami kesulitan pasokan.

“Biasanya kami bisa mendapatkan pasokan dari distributor sebanyak 6-10 jeriken. Saat ini kami hanya mendapatkan pasokan 2 jeriken setiap harinya,” tuturnya.

Editor :Kholil

Berita Terkait

Berita Terkini