
SERAYUNEWS – Perayaan Hari Raya Nyepi di Bali tidak bisa dilepaskan dari tradisi pawai ogoh-ogoh yang selalu dinanti setiap tahunnya.
Pada 2026, pawai ini diprediksi kembali meriah dengan berbagai karya seni spektakuler yang ditampilkan di sejumlah titik strategis.
Ogoh-ogoh merupakan karya seni berbentuk raksasa yang diambil dari tokoh Bhuta Kala.
setelah arak-arakan pawai, ogoh-ogoh akan dibakar simbolisasi untuk menghilangkan segala sifat jahat di kehidupan.
Tradisi ini biasanya digelar sehari sebelum Nyepi, tepatnya saat malam Pengerupukan.
Ribuan warga lokal hingga wisatawan mancanegara turun ke jalan untuk menyaksikan parade penuh warna, musik, dan atraksi budaya khas Bali.
Agar pengalaman Anda semakin maksimal, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
Sebagai ibu kota Bali, Denpasar menjadi pusat kemeriahan pawai ogoh-ogoh. Berikut beberapa lokasi favorit yang selalu ramai:
Simpang Catur Muka
Simpang Catur Muka dikenal sebagai jantung Kota Denpasar. Setiap tahun, kawasan ini dipadati penonton yang ingin menyaksikan ogoh-ogoh dari berbagai banjar.
Penampilan dari Banjar Tainsiat dan Banjar Gemeh biasanya menjadi yang paling ditunggu.
Arak-arakan di sini terkenal megah dengan iringan gamelan yang menggema sepanjang jalan.
Kawasan Renon
Kawasan Renon juga menjadi titik favorit lainnya. Lokasinya yang luas membuat penonton lebih leluasa menikmati parade.
Pawai biasanya berlangsung di sekitar Plaza Renon hingga Jalan Cok Agung Tresna.
Ogoh-ogoh yang ditampilkan berasal dari banjar-banjar setempat dengan kreativitas tinggi.
Kawasan Sanur
Sanur yang terkenal sebagai destinasi wisata pantai juga tidak kalah ramai saat malam ogoh-ogoh.
Rute pawai umumnya melintasi Banjar Taman, McD Sanur, hingga perempatan KFC Sanur. Perpaduan wisata dan budaya membuat kawasan ini jadi favorit turis.
Selain pawai di jalanan, beberapa festival juga digelar untuk menambah kemeriahan.
Festival Budaya Sesetan
Sesetan menjadi salah satu pusat kreativitas ogoh-ogoh di Bali.
Festival ini digelar pada 16, 17, dan 18 Maret 2026 dengan puncak acara pada 18 Maret.
Berlokasi di Lapangan Pameran Desa Adat Sesetan, festival ini menjadi ajang unjuk kreativitas pemuda lokal.
Anda bisa melihat berbagai ogoh-ogoh unik dengan detail artistik yang luar biasa.
Padangsambian
Di Padangsambian, parade ogoh-ogoh bertajuk “Sandikala” juga patut masuk daftar kunjungan Anda.
Sebanyak 13 ogoh-ogoh akan diarak pada 18 Maret 2026, dengan rute sepanjang Jalan Teuku Umar Barat. Suasana di sini terkenal meriah dan penuh semangat kebersamaan.
Kabupaten Badung juga menjadi pusat wisata sekaligus lokasi strategis untuk menyaksikan ogoh-ogoh.
Kawasan Kuta
Kuta selalu ramai oleh wisatawan, terutama di sekitar Ground Zero hingga Pantai Kuta.
Saat pawai ogoh-ogoh berlangsung, kawasan ini akan dipenuhi penonton dari berbagai negara. Suasana internasional berpadu dengan budaya lokal menjadi daya tarik tersendiri.
Kawasan Nusa Dua
Nusa Dua dikenal sebagai kawasan wisata eksklusif yang dikelola oleh InJourney.
Pawai ogoh-ogoh di sini akan digelar di Catus Pata Desa Adat Bualu. Meski berada di kawasan premium, suasana budaya tetap terasa kental.
Garuda Wisnu Kencana (GWK)
Garuda Wisnu Kencana menawarkan pengalaman berbeda. Pawai ogoh-ogoh di sini dijadwalkan pada 22 Maret 2026.
Namun, untuk menikmati acara ini, Anda perlu membeli tiket masuk sekitar Rp150 ribu. Meski berbayar, pertunjukan di GWK biasanya dikemas lebih atraktif dan modern.
Puspem Badung
Pusat Pemerintahan Badung atau Puspem Badung juga akan menggelar parade ogoh-ogoh.
Peserta yang tampil merupakan juara dari berbagai zona di Badung, termasuk ST Yuwana Giri, ST PDJ, dan ST EBTB Seminyak. Ini menjadi ajang unjuk kualitas ogoh-ogoh terbaik.
Tidak hanya Denpasar dan Badung, wilayah Tabanan juga menghadirkan festival menarik.
Kota Singasana
Di kawasan Singasana, Festival Ogoh-ogoh Singasana III akan berlangsung pada 13–15 Maret 2026.
Festival ini menjadi bentuk apresiasi bagi Sekaa Teruna (pemuda adat) di Tabanan. Kreativitas dan kekompakan peserta menjadi daya tarik utama di sini.
Pawai ogoh-ogoh 2026 menjadi salah satu momen budaya paling dinanti di Bali.
Selain sebagai hiburan, tradisi ini juga sarat makna spiritual tentang pembersihan diri dari sifat buruk.
Dengan banyaknya titik lokasi pawai ogoh-ogoh 2026, Anda bisa memilih tempat terbaik sesuai preferensi.
Baik di pusat kota hingga kawasan wisata, semuanya menawarkan pengalaman yang tak terlupakan.***