
SERAYUNEWS – Cara unik dilakukan TK Nurul Hadi Karangmangu, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, dalam memperingati Hari Gizi Nasional. Para siswa taman kanak-kanak itu diajak makan bersama prajurit TNI AD dari Batalyon Infanteri TP 838 Purwa Wijaya, Cilacap. Kegiatan ini bukan sekadar makan bersama, tetapi juga menjadi sarana mengenalkan TNI secara humanis kepada anak-anak sejak usia dini.
Sejak pagi, suasana halaman TK Nurul Hadi tampak berbeda. Anak-anak terlihat antusias menyambut kedatangan para prajurit TNI yang hadir lengkap dengan atribut dinas. Alih-alih merasa takut, para siswa justru tampak akrab. Mereka bercengkerama, bernyanyi, hingga makan bersama yang bahkan disuapi langsung oleh anggota TNI.
Ketua Umum Yayasan Pilar Islam, Associate Professor Dr. Wakhudin, mengatakan kegiatan ini sengaja dirancang untuk menghilangkan stigma menakutkan terhadap sosok tentara di benak anak-anak. Menurutnya, TNI sejatinya berasal dari rakyat dan selalu bersama rakyat.
“Hari ini TK Nurul Hadi di bawah Yayasan Pilar Islam sengaja mengundang tentara dari Batalion Infanteri 838 Purwa Wijaya. Ada dua tujuan utama. Pertama, dari sisi anak-anak TK, kami ingin mengenalkan bahwa TNI itu berasal dari rakyat sehingga anak-anak tidak perlu takut dengan tentara meskipun mereka membawa senjata,” kata Wakhudin, Selasa (27/1/2026).

Tujuan kedua, lanjut Wakhudin, adalah untuk menunjukkan wajah humanis TNI kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa tentara bukan sosok militeristik yang menakutkan, melainkan bagian dari komponen bangsa yang selalu hadir di tengah rakyat.
“Kedua, dari sisi TNI sendiri, mereka membuktikan bahwa tentara itu humanis. Tentara berasal dari rakyat dan selalu bersama rakyat. Kami berharap TNI bisa terus menjadi bagian dari solusi berbagai persoalan nasional,” ujarnya.
Peringatan Hari Gizi Nasional yang dirangkai dengan kegiatan ini juga dinilai memiliki makna strategis. Wakhudin berharap momentum tersebut mampu menyatukan masyarakat akar rumput, khususnya anak-anak, dengan salah satu unsur penting bangsa, yakni TNI.
“Dengan Hari Gizi Nasional yang kita rayakan bersama, kami berharap kualitas anak-anak Indonesia semakin meningkat, baik dari sisi kecerdasan, kesehatan, maupun akhlak moral. Ini bagian dari upaya memperkuat ketahanan, mulai dari ketahanan pangan hingga ketahanan nasional,” jelasnya.
Ia juga menyoroti antusiasme anak-anak yang dinilai di luar kebiasaan. Menurutnya, anak TK umumnya memiliki daya konsentrasi yang pendek, namun dalam kegiatan tersebut mereka mampu mengikuti rangkaian acara selama lebih dari satu jam.
“Tadi kita saksikan sendiri, anak-anak sangat antusias. Ketika komandan bertanya, mereka serentak menjawab. Artinya nyambung dan mereka benar-benar menikmati kegiatan ini,” katanya.
Melalui kegiatan sederhana namun sarat makna ini, Wakhudin berharap kedekatan antara generasi muda dan TNI dapat terus terbangun. Ia optimistis, sinergi seluruh komponen bangsa yang dimulai dari usia dini menjadi modal penting menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.