Jumat, 9 Desember 2022

Tragedi Kanjuruhan Malang, Persibas Legowo Jika FIFA Bekukan Sepak Bola Indonesia

Pemain dengan jajaran pelatih dan management Persibas Banyumas memamerkan jersey baru mereka di Stadion Sepak Bola GOR Satria Purwokerto, Kamis (22/9/2022). (Shandi Yanuar).

Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang menyebabkan ratusan nyawa melayang, Sabtu (1/10/2022) malam. Atas peristiwa itu, sepak bola Indonesia mungkin bakal memdapatkan sanksi dari otoritas sepak bola dunia FIFA.


Purwokerto, serayunews.com

Atas kejadian di Malang, Sekretaris Umum Persibas Banyumas, Timbul buka suara. Dia mengungkapkan, Persibas Banyumas bakal legowo jika memang ada sanksi FIFA pada sepak bola Indonesia, termasuk jika hukuman FIFA adalah pembekuan kompetisi.

Tetapi hingga saat ini, belum ada instruksi apapun dari pihak Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), baik terkait peristiwa tersebut ataupun instruksi lainnya terkait pertandingan yang bakal dilakoni oleh Persibas.

“Kita menunggu saja saat ini, PSSI Jateng atau PSSI Pusat, nanti ada keputusan. Sampai saat ini belum ada, belum ada larangan atau apapun termasuk dari PSSI Jateng selaku operator Liga 3. Sampai saat ini, belum ada intruksi pembatalan dan sebagainya. Kalau memang aturannya seperti itu (dibekukan atau dibatalkan, red), kita ikuti aturan saja lah,” kata dia, Minggu (2/10/2022).

Timbul menambahkan, saat ini Persibas Banyumas berada di Banjarnegara untuk melakoni laga tandang melawan PSIW Wonosobo. Sejauh ini, masih belum ada intruksi untuk ditunda ataupun dibatalkan pertandingan tersebut.

“Kita dari manajemen Persibas, sangat prihatin atas kejadian itu. Banyaknya korban tidak sebanding dengan sepak bola, apalagi sampai ratusan. Mau bciara apa lagi kita, nyawa sebanyak itu tidak sebanding dengan sepak bola. Kita memang belum tahu penyebab pasti kenapa meninggalnya, kita masih menunggu juga dari pihak-pihak terkait,” ujarnya.

Berita Terpopuler

Berita Terkini