
SERAYUNEWS – Kepedulian terhadap korban banjir bandang di Aceh Tamiang datang dari ujung selatan Pulau Jawa. Sebuah truk kemanusiaan bertajuk Cilacap Peduli Sumatra diberangkatkan pada Sabtu (3/1/2026) membawa ribuan paket bantuan untuk para penyintas bencana di wilayah tersebut.
Truk bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi sejumlah lembaga zakat dan relawan di Cilacap, yakni LAZ Gerak Sedekah Cilacap (GSC), LAZ Cilacap, LAZ Al Azhar Cilacap, LAZ Amal Bunda, LAZiz Al Irsyad Cilacap, serta komunitas Siaga Peduli. Sinergi lintas lembaga itu dilakukan untuk mempercepat pengiriman bantuan dan memastikan kebutuhan mendesak warga terdampak dapat terpenuhi.
Berbagai bantuan kebutuhan dasar diangkut dalam truk kemanusiaan tersebut, mulai dari bahan pangan, kasur, perlengkapan kebersihan, pakaian layak pakai, hingga perlengkapan ibadah dan Alquran. Bantuan itu disesuaikan dengan kebutuhan para korban banjir bandang yang hingga kini masih berada di pengungsian.
Banjir bandang di Aceh Tamiang dilaporkan merusak ratusan rumah warga dan memutus akses air bersih di sejumlah titik. Selain kerugian materi, bencana tersebut juga menyisakan dampak psikologis, terutama bagi anak-anak dan lansia yang harus beradaptasi dengan kondisi darurat pascabencana.
Salah satu relawan pengiriman bantuan, Rista Amalia Salsabila, mengatakan bantuan yang dikirimkan diharapkan dapat meringankan beban warga terdampak. Menurutnya, aksi tersebut bukan sekadar pengiriman logistik, tetapi juga bentuk dukungan moral dari masyarakat Cilacap.
“Ini adalah pesan solidaritas bahwa saudara-saudara kita di Aceh Tamiang tidak sendirian menghadapi musibah,” ujarnya.
Aksi kemanusiaan lintas daerah ini menjadi bukti bahwa kepedulian tidak mengenal batas wilayah. Dari Cilacap, harapan dan dukungan terus mengalir untuk membantu pemulihan kehidupan warga Aceh Tamiang pascabanjir bandang.