
CILACAP, SERAYUNEWS – Rider asal Kanada, Trystan Hart, keluar sebagai juara kelas utama Enduro Hiu Diamond pada ajang Hiu Selatan International Hard Enduro 2026 di Sirkuit Jambusari, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap, Minggu (5/7/2026).
Pembalap dunia tersebut tampil dominan dan menjadi yang tercepat setelah menaklukkan lintasan ekstrem yang disiapkan panitia.
Posisi kedua ditempati pembalap asal Spanyol, Mario Roman, sedangkan peringkat ketiga diraih rider Jerman, Manuel Lettenbichler. Sementara itu, Alfredo Gomez dari Spanyol finis di posisi keempat dan Tim Apolle asal Jerman berada di urutan kelima.
Selain kelas utama, Piala Bergilir Raja Tanjakan berhasil diraih rider asal Banyumas, Mukhlis Adis Setyawan.
Penyerahan trofi kepada para juara dilakukan langsung oleh Plt Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya yang hadir menyaksikan babak final. Turut hadir Ketua DPRD Cilacap Taufik Nurhidayat, Danlanal Cilacap Kolonel Laut Damianus Denny Nixon Ogi, Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf Aryudha Sakti, jajaran Forkopimda, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Plt Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya mengatakan Pemerintah Kabupaten Cilacap mendukung penuh penyelenggaraan Hiu Selatan International Hard Enduro. Menurutnya, kehadiran pembalap dari berbagai negara membuktikan bahwa Cilacap memiliki potensi menjadi destinasi olahraga otomotif dunia.
“Pemkab Cilacap sangat mendukung kegiatan ini. Pesertanya datang dari berbagai negara dan antusiasme penontonnya juga sangat luar biasa. Event ini bukan hanya mengenalkan olahraga motor trail, tetapi juga menunjukkan bahwa Cilacap memiliki lintasan dan potensi alam yang mampu menarik pembalap internasional. Dampaknya tentu membawa nama Cilacap ke tingkat internasional,” kata Ammy.
Menurut Ammy, penyelenggaraan event internasional tersebut juga memberikan dampak ekonomi bagi daerah. Tingkat hunian hotel meningkat, pelaku UMKM dan usaha kuliner ramai, serta sektor pariwisata ikut bergerak selama perlombaan berlangsung.
Ammy berharap kesuksesan Hiu Selatan International Hard Enduro menjadi perhatian pemerintah pusat untuk mempercepat pengembangan infrastruktur transportasi di Kabupaten Cilacap.
“Kami berharap event ini juga menjadi pertimbangan pemerintah pusat untuk membuka akses transportasi di Kabupaten Cilacap. Kami memiliki potensi bandara dan pelabuhan yang belum dimanfaatkan secara optimal. Jika akses tersebut dibuka, saya yakin Cilacap akan berkembang lebih pesat. Ke depan kami juga mendukung pembangunan sirkuit bertaraf internasional di Cilacap,” ujarnya.
Founder Hiu Selatan International Hard Enduro, Law Agwan, mengatakan keberhasilan event hingga memasuki edisi kedelapan tidak lepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Cilacap dan Forkopimda.
“Ketika kami melihat event ini membawa dampak positif bagi masyarakat dan mampu mengenalkan Kabupaten Cilacap ke dunia internasional, kami berusaha memberikan yang terbaik. Dukungan dari Pemkab Cilacap sangat luar biasa, begitu juga Forkopimda yang sangat kompak. Itu menjadi kunci sehingga Hiu Selatan bisa terus berlangsung sampai edisi kedelapan,” ungkapnya.
Ia berharap kolaborasi seluruh pihak terus terjalin sehingga Hiu Selatan International Hard Enduro semakin berkembang dan menjadi agenda otomotif internasional yang rutin digelar di Kabupaten Cilacap.