
SERAYUNEWS – Setelah sempat ambruk akibat derasnya arus sungai, Jembatan Panaraban di Desa Dawuhan, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, kini telah tuntas direhabilitasi.
Rampungnya proyek ini membuat akses dan mobilitas masyarakat kembali normal, terutama bagi warga Karangkobar, Pejawaran, dan Wanayasa yang selama ini bergantung pada jalur tersebut.
Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana, menyatakan bahwa selesainya rehabilitasi jembatan penghubung ini diharapkan mampu memulihkan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat yang sempat terganggu.
“Dengan selesainya rehab jembatan ini, tentunya akan mempermudah mobilitas masyarakat. Jembatan ini merupakan jalur utama masyarakat, jalur pendidikan dan ekonomi, termasuk akses menuju objek wisata Dieng,” katanya, Selasa (20/1/2026).
Bupati juga meminta seluruh pihak ikut menjaga hasil pembangunan agar Jembatan Panaraban dapat digunakan dalam jangka panjang.
Berdasarkan hasil peninjauan, masih ditemukan titik di bawah jembatan yang tergerus aliran sungai.
“Kita tadi melihat ada di beberapa titik di bawah jembatan memang tergerus air, jadi kita akan segera lakukan pemasangan bronjong. Perlu dilakukan mitigasi agar jembatan ini penggunaannya bisa jangka panjang,” katanya.
Menurut Amalia, rehabilitasi jembatan menjadi program prioritas Pemkab Banjarnegara pada tahun anggaran 2025, seiring banyaknya kondisi jembatan rusak di berbagai wilayah.
Dengan keterbatasan anggaran, pemerintah daerah memilih mendahulukan perbaikan jembatan dibanding jalan.
“Tahun 2025 kita mengoptimalkan perbaikan jembatan. Kalau jalannya bagus tapi tidak ada jembatan maka akan sia-sia, akses akan terputus. Di tahun 2026 kita mulai perbaikan jalan,” katanya.
Sementara itu, Kepala DPUPR Banjarnegara, Yusuf Winarsono, menyampaikan bahwa Jembatan Panaraban merupakan satu dari tujuh jembatan yang berhasil direhabilitasi pada tahun anggaran 2025.
Jembatan di ruas Karangkobar–Batur tersebut direhabilitasi dengan panjang 24 meter dan lebar 6 meter, serta dikerjakan selama empat bulan.
“Alhamdulillah pengerjaan terkait rehabilitasi atau pembangunan jembatan di tahun 2025 tuntas semua,” katanya.
Total anggaran yang digunakan untuk rehabilitasi Jembatan Panaraban mencapai Rp4.719.971.970 dan bersumber dari APBD Kabupaten Banjarnegara.