
SERAYUNEWS – Rangkaian tarawih keliling (tarling) Bupati-Wakil Bupati Banyumas, berakhir di Masjid Wakaf Al Istiqomah Kauman Lama Purwokerto Lor, Kamis (13/03/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Sadewo Tri Lastiono, Wabup Dwi Asih Lintarti, para asisten pemerintahan, forkompincam, serta sejumlah instansi lainnya.
Kegiatan tarling ini bukan hanya sebagai kegiatan amaliyah Ramadan. Tetapi, juga sebagai media komunikasi antara pemkab dengan masyarakat.
“Duduk sama rendah, tegak sama tinggi. Menggambarkan kesetaraan derajat, kedudukan, atau martabat yang sama, tanpa memandang status sosial, jabatan, atau latar belakang. Melalui forum-forum santai seperti ini, kita sosialisasikan program kita, serta kita serap aspirasi masyarakat,” kata Sadewo, Kamis (13/3/2026) malam.
Sadewo berharap melalui kegiatan tarling ini pihaknya dapat terus membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, memperkuat kebersamaan, serta menumbuhkan semangat gotong royong dalam membangun Kabupaten Banyumas.
“Sekarang zamannya medsos, masyarakat bisa komunikasi dan interaksi langsung dengan pemkab, tapi untuk komunikasi seperti ini juga penting untuk tetap dilakukan,” ujarnya.
Sejumlah program yang disampaikan di antaranya pada bidang kesehatan. Pemkab terus berupaya mewujudkan seluruh kecamatan ada Puskesmas Rawat Inap.
Saat ini, masyarakat juga dipermudah dalam mengakses fasilitas kesehatan, melalui BPJS UHC (Universal Health Coverage).
“Salah satu fokus kita, saya dan Bu Lintarti adalah di bidang kesehatan. Masyarakat sekarang bisa mendapatkan pelayanan di rumah sakit mitra BPJS, hanya dengan menunjukkan KTP Banyumas,” kata Sadewo.
Pada bidang infrastruktur, disampaikan bahwa DPU Banyumas setiap hari melakukan pengaspalan. Untuk perbaikan-perbaikan jalan di seluruh wilayah, tidak hanya perkotaan saja.
“Kita ada tag line, tiada hari tanpa pengaspalan. Kondisi jalan menjadi sorotan masyarakat, kota upayakan terus untuk memperbaikinya. Untuk bidang pertanian tag line kita, banyu Mili petani Mukti, kita perbaiki saluran saluran irigasi,” katanya.
Sadewo menambahkan, Pemkab Banyumas terus berupaya melaksanakan pembangunan di berbagai bidang untuk mewujudkan Banyumas yang produktif, adil, dan sejahtera.
“Hal tersebut tentunya memerlukan partisipasi dukungan serta kebersamaan dari seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, dalam memasuki sepuluh hari terakhir di bulan ramadan, Bupati Sadewo mengajak para jamaah untuk menghidupkan malam-malam yang penuh dengan kemuliaan dan keberkahan tersebut.
“Pada hari-hari inilah terdapat malam yang sangat istimewa, lailatul qadar, malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan, karena itu, mari kita tingkatkan kualitas ibadah kita,” ajaknya
Selain itu Ia juga mengingatkan kepada para warga untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan lingkungan, perubahan cuaca maupun potensi bencana.
“Saya nitip pesan, kegiatan ronda agar digalakkan kembali, sebagai langkah untuk meningkatkan kewaspadaan,” ucapnya
Pada akhir kegiatan, Bupati Sadewo beserta jajarannya turut menyerahkan bantuan sebesar 18 juta rupiah dan 10 mushaf Al Quran yang diberikan kepada takmir masjid dan sejumlah paket sembako untuk dibagikan pada warga sekitar.