
SERAYUNEWS- Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, berbagai konten bertema Lebaran mulai ramai bermunculan di media sosial. Salah satu yang sedang viral adalah game THR keponakan yang ramai dibicarakan warganet di platform Instagram.
Game sederhana ini dibagikan oleh kreator konten Heripong melalui akun Instagram miliknya, @heripong_. Video tersebut menampilkan permainan unik yang dapat digunakan untuk menentukan nominal THR yang akan diberikan kepada keponakan saat Lebaran.
Konten ini langsung menarik perhatian publik karena konsepnya yang sederhana, menghibur, sekaligus relatable dengan tradisi Lebaran di Indonesia. Dalam caption unggahannya, Heripong menuliskan kalimat bernuansa humor yang menggambarkan kondisi banyak orang saat Lebaran.
“Padahal kita udah ditahap ngasih THR ke ponakan sih, tapi ngarep dapet THR dari siapa gitu boleh juga kan? Hehe.” Unggahan tersebut kemudian viral dan memicu ribuan komentar dari warganet yang ikut mencoba permainan tersebut.
Game THR ini sebenarnya sangat sederhana. Video menampilkan ilustrasi karakter kartun yang berdiri dengan satu tangan menunjuk ke atas. Di sekeliling karakter tersebut terdapat berbagai nominal uang rupiah yang tersebar di layar.
Beberapa nominal yang terlihat antara lain:
· Rp500
· Rp1.000
· Rp2.000
· Rp5.000
· Rp10.000
· Rp20.000
· Rp50.000
· Rp100.000
Cara memainkannya pun sangat mudah. Penonton hanya perlu menghentikan video secara acak atau menunggu hingga jari karakter berhenti menunjuk salah satu nominal uang.
Nominal yang ditunjuk oleh jari karakter itulah yang dianggap sebagai jumlah THR yang harus diberikan kepada keponakan saat Lebaran.
Konsep permainan ini membuat banyak orang penasaran untuk mencobanya berkali-kali, terutama karena hasilnya terasa seperti undian yang tidak bisa ditebak.
Sejak diunggah, video tersebut langsung dipenuhi komentar warganet yang mengaku ikut mencoba permainan itu. Banyak dari mereka yang merasa hasil yang didapat cenderung berada pada nominal kecil.
Beberapa komentar lucu dari netizen antara lain:
“Masa goceng, ulang ah.”
“Yang merahnya kagak ditunjuk.”
“Kirain jari gue error, ternyata dia nunjuknya ke 500, 1000, 2000 sama 5000.”
“Kayaknya nggak ada yang ngelewatin 10 ribu.”
“Alhamdulillah dapet serebu.”
“Udah diulang sepuluh kali totalnya cuma 7.500.”
Komentar lain bahkan menyebut bahwa game tersebut seolah sengaja dibuat agar nominal besar jarang muncul, sehingga pemberi THR tidak perlu mengeluarkan uang terlalu banyak.
Ada juga netizen yang bercanda bahwa permainan ini cocok digunakan agar dompet tetap aman saat Lebaran.
Menariknya, dalam unggahan lain yang masih berasal dari kreator yang sama, muncul versi berbeda dari game tersebut. Pada versi lain, karakter kartun perempuan berhijab juga melakukan permainan serupa.
Dalam versi tersebut, beberapa warganet mengaku mendapatkan nominal lebih besar dibanding versi sebelumnya.
Salah satu komentar netizen menyebut:
“Ternyata versi mbak-mbaknya enggak pelit.”
Komentar ini semakin menambah keseruan diskusi di kolom komentar karena banyak orang kemudian mencoba kedua versi game tersebut untuk membandingkan hasilnya.
Terlepas dari unsur candaan di dalamnya, banyak pengguna media sosial menilai game ini sebagai ide hiburan sederhana yang bisa dimainkan saat berkumpul di hari raya.
Tradisi memberikan THR kepada anak-anak dan keponakan memang sudah menjadi bagian dari budaya Lebaran di Indonesia. Biasanya, nominal THR diberikan secara langsung tanpa permainan tertentu.
Namun dengan adanya game seperti ini, proses pemberian THR bisa terasa lebih seru dan interaktif.
Beberapa orang bahkan mengatakan mereka ingin mencoba permainan ini secara langsung bersama keluarga agar anak-anak merasa lebih antusias saat menerima THR.
Fenomena viralnya game THR ini juga menunjukkan bahwa konten sederhana masih sangat efektif menarik perhatian pengguna media sosial.
Dengan konsep yang ringan, visual yang menarik, serta tema yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, konten seperti ini mudah mendapatkan interaksi tinggi dari warganet.
Terlebih lagi momen Lebaran selalu identik dengan tradisi keluarga, humor, serta nostalgia yang membuat banyak orang merasa terhubung dengan konten tersebut.
Tidak heran jika video game THR ini mendapatkan ribuan komentar serta dibagikan ulang oleh banyak pengguna media sosial.
Tradisi memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) tidak hanya berlaku di lingkungan pekerjaan, tetapi juga di dalam keluarga.
Saat Lebaran tiba, anak-anak biasanya akan mengunjungi rumah kerabat dan menerima amplop berisi uang dari paman, bibi, atau orang yang lebih tua.
Bagi anak-anak, momen ini tentu menjadi salah satu bagian paling menyenangkan dari perayaan Idul Fitri.
Karena itu, ide permainan seperti game THR ini dianggap mampu menambah keseruan sekaligus menciptakan momen kebersamaan yang lebih hangat di tengah keluarga.
Game THR keponakan yang viral di Instagram menjadi contoh bagaimana konten sederhana dapat menciptakan hiburan yang menyenangkan menjelang Lebaran.
Meski banyak warganet bercanda bahwa nominal besar jarang muncul, permainan ini tetap berhasil memancing tawa dan interaksi di media sosial.
Siapa tahu, jika dicoba bersama keluarga saat Lebaran nanti, jari karakter justru berhenti tepat di nominal THR terbesar.