
SERAYUNEWS-Banjir pesisir atau rob berpotensi terjadi di wilayah pesisir Tegal dan sekitarnya pada Rabu (24/6/2025) petang. Masyarakat di pesisir Tegal dan sekitarnya agar mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir pesisir tersebut.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tegal melalui instagramnya memberi informasi potensi rob tersebut. BMKG Tegal menginformasikan peringatan dini potensi banjir pesisir atau rob pada Rabu (24/6/2026) pukul 17.00 WIB sampai 19.00 WIB.
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tegal menjelaskan warga pesisir diimbau waspada terhadap peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum. Fenomena itu berpotensi menyebabkan banjir pesisir atau rob pada Rabu (24/6/2026) pukul 17.00 WIB sampai 19.00 WIB. Rob tersebut berpotensi terjadi di pesisir Tegal, Pemalang, dan Brebes.
Jika banjir pesisir terjadi, maka akan berdampak pada aktivitas masyarakat. Aktivitas yang terdampak adalah bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di permukiman pesisir, aktivitas tambak garam dan perikanan darat. Maka, masyarakat diimbau siaga mengantisipasi dampak air pasang maksimum. Kemudian warga bisa memantau perkembangan melalui media sosial BMKG.
BMKG Tegal mengungkapkan, bahwa peningkatan ketinggian air laut maksimum terjadi karena adanya fenomena super new moon atau fase bulan perigee dan bulan baru pada 15 Juni 2026. Hal itu berpotensi meningkatkan air laut maksimum.
Diketahui, banjir pesisir atau rob sering terjadi di pesisir utara Pulau Jawa. Salah satu kebijakan yang sedang diusahakan pemerintah adalah membentuk tanggul raksasa di pantura. Harapannya banjir pesisir tidak lagi menggenangi daratan.