
SERAYUNEWS-Belanda kalah dari Aljazair 0-1 dalam sebuah laga uji coba jelang Piala Dunia, Kamis (4/6/2026) jelang Subuh WIB. Hasil pertandingan itu adalah sinyal kewaspadaan bagi Belanda dan tim yang bertemu Aljazair. Gol tunggal Ajazair dibuat oleh Anis Moussa di menit 86.
Kekalahan ini adalah alarm bagi Belanda jelang Piala Dunia 2026. Belanda sudah menurunkan pemain terbaiknya melawan Aljazair, namun tetap kalah. Memang para pemain Belanda yang diturunkan tidak bermain 90 menit.
Di laga melawan Aljazair, pemain bintang Belanda seperti Virgil van Dijk, Tijjani Reijnders, Frenkie de ong, Donyell Malen, Cody Gakpo, Gravernbarch main. Sekalipun mereka tidak bermain 90 menit. Namun dengan para pemain itu, Belanda tidak bisa mencetak gol.
Belanda akan menjalani satu lagi uji coba melawan Uzbekistan pada 8 Juni 2026 waktu New York Amerika Serikat. Laga itu untuk mengukur kesiapan Belanda jelang Piala Dunia 2026. Jika tidak berbena lebih bagus, Belanda bisa mendapatkan masalah di Piala Dunia 2026.
Di Piala Dunia 2026, Belanda satu grup dengan Jepang, Swedia, Tunisia di grup F. Jepang adalah lawan yang cukup berat bagi Belanda. Tunisia tentu memiliki karakter negara Arab-Afrika seperti Aljazair. Swedia bisa memberi kejutan bersama Graham Potter.
Sementara, kewaspadaan lain juga harus dipegang oleh calon lawan Aljazair di Piala Dunia 2026. Aljazair ada di grup J bersama juara bertahan Argentina, Yordania, dan Austria. Kemenangan Aljazair atas Belanda bisa membuat Argentina kerepotan.
Aljazair akan jadi lawan pertama Argentina di Piala Dunia 2026 pada 17 Juni 2026. Bukan tidak mungkin, Aljazair akan memberikan kejutan seperti Arab Saudi di Piala Dunia 2022. Saat itu Arab Saudi mampu mengalahkan Argentina 2-1 di laga perdana.
Selain Argentina, Austria juga harus waspada dengan Aljazair. Jika tidak waspada, Austria bisa terjungkal di hadapan Aljazair. Aljazair memiliki beberapa pemain yang main di Eropa.
Aljazair diperkuat oleh Luca Zidane yang merupakan anak dari Zinedine Zidane. Luca yang main di Granada Liga Spanyol sepertinya memang akan jadi kiper utama bagi Aljazair. Hal itu bisa diketahui dari kiper yang dipanggil Vladimir Petkovic.
Dari empat kiper yang dipanggil Petkovic, Luca memiliki caps paling banyak yakni 6 caps. Artinya, tiga kiper lainnya masih sangat sangat hijau di Aljazair.
Selain Luca Zidane, Aljazair juga memiliki Rayan Ait-Nouri yang main di Manchester City. Pengalamannya di Liga Inggris dan Liga Champions akan sangat berharga bagi Aljazair. Ada juga pemain senior Riyad Mahrez yang kini main di Al Hilal, Arab Saudi. Namun, Mahrez memiliki pengalaman penting bersama Leicester City dan Manchester City di Liga Inggris.
Selain itu, masih banyak pemain Aljazair yang merupakan pemain yang main di liga di Eropa. Bahkan, sebagian pemain Aljazair adalah mereka yang lahir dan besar di Eropa. Tentunya akan berdampak pada kultur sepak bola mereka.
Pelatih Berpengalaman
Aljazair memiliki pelatih berpengalaman yakni Vladimir Petkovic. Pelatih 62 tahun asal Bosnia & Herzegovina itu malang melintang di Eropa. Dia pernah melaih Lazio, Bordeaux, dan Swiss. Dia juga pernah melatih beberaa klub lain di Eropa.
Pengalaman Petkovic sangat penting bagi Aljazair. Apalagi dia pernah merasakan melatih Swiss di Piala Dunia. Sehingga atmosfer Piala Dunia bukan hal asing bagi Petkovic. Aljazair berpotensi memberikan kejutan di Piala Dunia 2026 nanti.
Salah satu yang mungkin memacu Aljazair untuk berprestasi di Piala Dunia 2026 adalah Maroko. Dua negara bertetangga ini memang dikenal tidak akur. Pencapaian Maroko sangat istimewa dalam beberapa tahun belakangan.
Maroko mampu menjadi semifinalis di Piala Dunia 2022. Maroko juga menjadi juara Piala Afrika 2025 sekalipun melalui jalur pemberian. Kalah dari Senegal di final, tapi Maroko jadi juara. Pencapaian istimewa Maroko ini bisa jadi bahan bakar Aljazair untuk memberikan yang terbaik di Piala Dunia 2026.
Mereka tentu tak mau hanya jadi penonton ketika tetangganya sangat bagus belakangan ini. Aljazair tentu ingin membuktikan bahwa mereka adalah kekuatan yang harus diperhitungkan dari wilayah Maghribi di Afrika.