
SERAYUNEWS– Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tegal melalui Instagramnya menginformasikan potensi terjadinya rob atau banjir pesisir. Potensi itu bisa terjadi di wilayah Tegal dan sekitarnya pada Kamis (14/5/2026).
BMKG Tegal menginformasikan peringatan dini potensi banjir pesisir atau rob pada Kamis (14/5/2026) sore sampai malam hari.
Dikutip dari Instagram BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tegal, disebutkan masyarakat pesisir diimbau waspada terhadap peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum. Fenomena itu berpotensi menyebabkan banjir pesisir atau rob pada Kamis (14/5/2026) pukul 16.00 WIB sampai 20.00 WIB. Banjir pesisir tersebut berpotensi terjadi di wilayah pesisir Tegal, Brebes, dan Pemalang.
Jika rob terjadi, akan berdampak pada aktivitas warga. Aktivitas yang akan terdampak adalah bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di permukiman pesisir, aktivitas tambak garam dan perikanan darat. Karena itu, warga diimbau untuk siaga mengantisipasi dampak air pasang maksimum. Kemudian masyarakat bisa memantau perkembangan melalui media sosial BMKG.
BMKG Tegal menjelaskan, bahwa peningkatan ketinggian air laut maksimum terjadi karena adanya fenomena super new moon alias fase bulan perigee dan bulan baru tanggal 17 Mei 2026 yang berpotensi meningkatkan air laut maksimum.
Diketahui, fenomena banjir pesisir atau rob sering terjadi di pesisir utara Pulau Jawa. Rob itu membuat air laut sampai ke daratan pesisir. Kini, salah satu kebijakan yang sedang diusahakan pemerintah adalah membentuk tanggul raksasa di pantura agar banjir pesisir tidak lagi menggenangi daratan.