
AMSTERDAM, SERAYUNEWS-Federasi sepak bola Belanda alias KNVB memutuskan Xavi Hernandez sebagai pelatih timnas Belanda. Xavi yang orang Spanyol ini akan bertugas sampai 2030.
Maka tugas Xavi adalah meloloskan Belanda ke Euro 2028 dan Piala Dunia 2030. Dipilihnya Xavi sebagai pelatih timnas Belanda memang cukup mengejutkan. Sebab, Belanda lebih sering memakai pelatih lokal atau pelatih asal Belanda untuk melatih timnas Belanda.
Orang asing terakhir sebelum Xavi yang menjadi pelatih timnas Belanda adalah Ernst Happel dari Austria. Happel melatih timnas Belanda pada 1977-1978 atau 48 tahun lalu.
Sebelum berbicara tentang Euro 2028, Xavi mendapat tantangan terdepan yakni ajang UEFA Nations League musim 2026-2027. Belanda ada di kasta teratas ajang tersebut.
Belanda ada di grup 2 bersama Jerman, Serbia, dan Yunani. Ada enam laga yang akan dilakoni Belanda di ajang tersebut. Laga perdana pada 25 September 2026 dini hari WIB yakni melawan Jerman.
Jika masuk dua besar klasemen akhir grup 2, Belanda akan lolos ke babak gugur dan berkesempatan juara ajang ini. Nah, UEFA Nations League adalah ajang pembuktian awal bagi Xavi Hernandez.
Semasa menjadi pemain, rekam jejak Xavi sangat istimewa. Dia berperan di lini tengah. Dia menjadi bagian digdayanya Spanyol ketika juara Euro 2008, 2012, dan juara Piala Dunia 2010.
Xavi juga merasakan gelar Liga Champions bersama Barcelona pada 2006, 2009, 2011, dan 2015. Rekam jejak Xavi sebagai pemain tak perlu dipertanyakan.
Hanya saja rekam jejak sebagai pelatih tidak terlalu istimewa. Dia memang mampu memberi lima gelar bagi Al Sadd, klub di Qatar. Tapi saat di Barcelona, Xavi tak mampu merealisasikan harapan.
Xavi memang mampu memberi gelar Barcelona yakni juara La Liga pada 2022-2023, tapi dia tak mampu memberi gelar Liga Champions. Padahal yang diharapkan dari Xavi adalah gelar Liga Champions.
Kini harapan Belanda ada di pundak Xavi. Akankah Xavi menjadi pelatih asing pertama yang memberi gelar pada Belanda?