Kamis, 21 Oktober 2021

Yuk Taat Prokes Agar Tak Perlu Ada Perpanjangan PPKM di Purbalingga

persebaran virus covid-19 purbalingga, ppkm purbalingga, serayunews, serayu news, berita terkini, berita hari ini, bupati purbalingga dyah hayuning pratiwi
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi bersama Forkopimda mengunjungi Desa Manduraga dan Desa Brecek yang sedang melaksanakan lockdown. (Amin Wahyudi)

Persebaran virus Covid-19 di Kabupaten Purbalingga belakangan ini semakin meluas. Diketahui, dua desa telah melakukan pembatasan atau lockdown. Hal ini menjadi satu diantara bukti bahwa Covid-19 nyata adanya. Kondisi ini diharapkan bisa menyadarkan masyarakat, agar bisa sama-sama menjaga dan mencegahnya. Sebab, penyelesaian soal pandemi bukan jadi tanggungjawab pemerintah semata.


Purbalingga, serayunews.com

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, bersama Forkompinda mengunjungi dua desa yang melaksanakan lockdown, Kamis (24/06/2021). Masing-masing Desa Manduraga, Kecamatan Kalimanah dan Desa Brecek Kecamatan Kaligondang. Pada kesempatan itu, Bupati berupaya memberikan semangat pada para warga yang menjalani isolasi mandiri.

“Kami hadir dalam rangka memberikan motivasi semangat kepada pemerintah desa, kecamatan, termasuk masyarakat yang sedang isolasi mandiri, agar tetap menjalankan protokol kesehatan. Inipun menunjukan bahwa jangan sampai masyarakat itu memiliki stigma negatif terhadap penderita Covid-19,” katanya.

Sudah saatnya jiwa kemanusiaan dan gotong royong masyarakat diwujudkan untuk solidaritas membantu mereka yang isolasi mandiri. Diharapkan, momen pandemi ini bisa menjalankan konsep Jogo Tonggo. Sebab, persoalan pandemi menjadi permasalah bersama. Dalam menanganinya pun harus bekerjasama, berbagai elemen masyarakat.

“Kepada tokoh agama, tokoh masyarakat kita butuh kebersamaan semua pihak dalam berdisiplin menerapkan protokol kesehatan, membantu pencegahan penularan Covid-19, karena Pemda dan Forkopimda tidak mampu mengatasi sendirian,” katanya.

Diketahui, sejak Senin (21/06/2021) Pemkab Purbalingga telah memberlakukan kebijakan PPKM. Tentunya, hal itu merupakan upaya yang dilakukan untuk menekan angka persebaran covid. Dalam memberikan kebijakan itu pun sangat berat. Namun, jika dalam satu pekan ini belum ada perubahan, maka akan diperpanjang sampai dengan 5 Juli 2021.

“Jika hasil evaluasi menunjukan hal baik, maka tidak perlu diperpanjang. Itu harapan kita semua,” kata dia.

Baca juga Manfaatkan Layanan Online, Polres Banjarnegara Jalin MoU dengan Rutan

Editor :M Amron

Berita Terkait

Berita Terkini