Minggu, 28 November 2021

150 Orang Meninggal Akibat Kecelakan Lalu Lintas di Cilacap Hingga Oktober 2021, Ini Penyebabnya

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Cilacap AKP Ris Andrian Yudo Nugroho saat memaparkan kasus kecelakaan lalu lintas pada Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. (Ulul)

Hingga bulan Oktober 2021, kasus kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Cilacap sudah merenggut sebanyak 150 jiwa. Untuk menekan kasus tersebut, dibutuhkan peran dan dukungan semua elemen masyarakat.


Cilacap, serayunews.com

Berdasarkan catatan Satuan Lalu Lintas Polres Cilacap disebut, kasus angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Cilacap hingga bulan Oktober 2021 ada sebanyak 746 kejadian kecelakaan dengan korban meninggal dunia sebanyak 150 orang.

Dari jumlah kasus tersebut, adapun luka berat 1 orang, luka ringan 925 orang dengan total kerugian material akibat kecelakaan tersebut ditaksir hingga Rp 641 juta.

Kepala Satuan Lalu Linta Polres Cilacap AKP Ris Andrian Yudo Nugroho mengatakan, ada beberapa faktor yang menjadikan penyebab kejadian laka lantas dintaranya faktor orang (human error), faktor kendaraan dan faktor alam.

“Orang (human error) faktor yang diakibatkan kelalaian pengendara/pengemudi seperti ngantuk, pengaruh obat terlarang, melanggar peraturan lalu lintas dan lain lain,” ujar Kasat dalam FGD Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan di Fave Hotel, Kamis (25/11/2021).

Adapun faktor lain seperti kendaraan yang diakibatkan karena tidak terkendalinya kendaraan oleh gangguan teknis, kelebihan muatan (ODOL), kendaraan tidak laik jalan, serta hal lain yang tidak sesuai ketentuan. Sedangkan untuk faktor alam, yang diakibatkan oleh cuaca dan alam lain seperti banjir dan longsor.

Selain itu, Satlantas Polres Cilacap juga telah memetakan beberepa jalur rawan (blackspot) di Cilacap diantaranya, Jalan Raya Wanareja (Adimulya), Jalan Raya Kalisabuk (Kesugihan), SMPN 3 Tugu Lilin Gumilir (Cilacap Utara), Jalan Urip Sumoharjo (Pasar Pelem Gading Cilacap Utara), Jalan Raya Kawunganten, Jalan Raya Cilopadang (Cimanggu) dan Jalan Mataram Pekuncen (Kroya).

Untuk itu, Kasatlantas menghimbau agar masyarakat berhati-hati dan senantiasa waspada ketika berkendara. Dia berharap Satlantas bersama Stakeholder mampu bekerja sama untuk menekan angka laka lantas di wilayah Kabupaten Cilacap.

“Polri khususnya Satuan Lalu Lintas tidak akan maksimal dalam menekan angka kecelakaan  tanpa adanya dukungan dan peran serta dari masyarakat, tokoh masyarakat, pengusaha angkutan dan para pemangku kepentingan jalan wilayah Kabupaten Cilacap. Kami berharap besar kepada semua lapisan masyarakat akan turut serta dalam menangani dan menekan jumlah angka kecelakaan di wilayah Kabupaten Cilacap,” ujarnya.

Editor :M Amron

Berita Terkait

Berita Terkini