
SERAYUNEWS– Sebanyak 19 desa di 7 kecamatan di Kabupaten Purbalingga terdampak Hujan disertai angin kencang pada Rabu (4/3/2026) sore. Bencana alam tersebut menyebabkan puluhan rumah rusak serta sejumlah pohon tumbang.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purbalingga Revon Hapinindriat dalam laporannya, Kamis (5/3/2026) mengatakan di Kecamatan Kalimanah hujan disertai angin terjadi di Desa Kalimanah Wetan dan Desa Karangpetir. Di Kecamatan Bobotsari terjadi di Desa Bobotsari. “Di Kecamatan Mrebet terjadi di Desa Selaganggeng, Desa Cipaku, Desa Pengalusan, Desa Pagerandong, Desa Lambur dan Desa Bojong. Tiga rumah warga rusak dan pohon tumbang,” jelasnya.
Selanjutnya di Kecamatan Kutasari, hujan disertai angin melanda Desa Mero, Desa Karangcegak, Desa Candiwulan, Desa Munjul dan Desa Sumingkir. Kemudian di Kecamatan Kertanegara terjadi di Desa Kertanegara serta Desa Kasih. Kecamatan Bojongsari terdampak di Desa Pekalongan, serta Desa Beji. “Kecamatan Padamara di Desa Gemuruh,” ungkapnya.
Revon membenarkan bahwa puluhan rumah warga terdampak akibat hujan disertai angin tersebut. Selain itu jaringan listrik juga terputus di sebagian wilayah terdampak. Kemudian tiang Lampu Jalan Penerangan Umum (LPJU) juga roboh. “Satu mobil di Desa Cipaku Kecamatan Mrebet juga rusak tertimpa pohon,” katanya lagi.
Petugas BPBD Purbalingga telah diterjunkan ke lokasi terdampak bersama relawan serta personel Polri, TNI dan masyarakat. Mereka melakukan penanganan darurat pohon tumbang yang menutup jalan serta menimpa rumah warga.
“Akses jalan kabupaten dan provinsi sudah bisa dilalui. Sementara sebagian wilayah terdampak aliran listrik masih padam. Beberapa pohon tumbang yang menimpa rumah di beberapa desa belum ditangani. Petugas PLN Purbalingga masih melakukan perbaikan jaringan listrik,” imbuhnya.