
SERAYUNEWS-Wilayah Tegal dan sekitarnya pada Sabtu (16/5/2025) sore sampai malam berpotensi terjadi banjir pesisir atau rob. Warga di pesisir Tegal dan sekitarnya diminta untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir pesisir tersebut.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tegal melalui instagramnya menginformasikan terkait potensi banjir pesisir tersebut. BMKG Tegal menginformasikan peringatan dini potensi banjir pesisir atau rob pada Sabtu (16/5/2026) pukul 17.00 WIB sampai 20.00 WIB.
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tegal mengungkapkan masyarakat pesisir diimbau waspada terhadap peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum. Fenomena itu berpotensi menyebabkan banjir pesisir atau rob pada Sabtu (16/5/2026) pukul 17.00 WIB sampai 20.00 WIB. Banjir pesisir tersebut berpotensi terjadi di wilayah pesisir Tegal, Brebes, dan Pemalang.
Jika banjir pesisir terjadi, berdampak pada aktivitas warga. Aktivitas yang akan terdampak adalah bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di permukiman pesisir, aktivitas tambak garam dan perikanan darat. Karena itu, warga diimbau siaga mengantisipasi dampak air pasang maksimum. Kemudian masyarakat bisa memantau perkembangan melalui media sosial BMKG.
BMKG Tegal mengungkapkan, bahwa peningkatan ketinggian air laut maksimum terjadi karena adanya fenomena super new moon alias fase bulan perigee dan bulan baru tanggal 17 Mei 2026. Fenomena itu berpotensi meningkatkan air laut maksimum.
Diketahui, banjir pesisir atau rob sering terjadi di pesisir utara Pulau Jawa. Kini, salah satu kebijakan yang sedang diusahakan pemerintah adalah membentuk tanggul raksasa di pantura agar banjir pesisir tidak lagi menggenangi daratan.