
SERAYUNEWS – Simak ucapan peringatan Harlah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU) ke-72 IPNU.
Peringatan Harlah IPNU tahun ini akan jatuh pada Selasa, 24 Februari 2026, dan menjadi momen bagi pelajar Nahdlatul Ulama (NU) di seluruh Indonesia untuk kembali meneguhkan jati diri dan arah gerak organisasi.
Mengusung tema “Meneguhkan Khidmat Pelajar menuju Peradaban Mulia”, Harlah ke-72 IPNU tidak sekadar menjadi perayaan seremonial tahunan.
Tema tersebut dirumuskan sebagai refleksi mendalam atas tantangan zaman yang kian kompleks, terutama di tengah arus disrupsi sosial, teknologi, dan budaya yang terus bergerak cepat.
Dalam Buku Pedoman Identitas Visual 72 Tahun Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama, dijelaskan bahwa tema Harlah IPNU 2026 menekankan penguatan akar organisasi.
IPNU dipandang perlu kembali meneguhkan nilai dasar khidmat sebagai fondasi gerakan pelajar NU.
“Khidmat adalah sebuah kata kerja aktif. Ia adalah simbolisasi dari pelajar yang tidak hanya cerdas secara intelektual, namun juga memiliki kedalaman karakter dan spiritualitas yang melangit,” demikian bunyi pernyataan yang tertera dalam buku Pedoman Identitas Visual 72 Tahun Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama, dikutip NU Online pada Ahad (22/2/2026).
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa khidmat bukanlah konsep pasif, melainkan sikap hidup yang menuntut keterlibatan nyata.
Pelajar NU diharapkan mampu mengambil peran strategis di tengah masyarakat, menjawab persoalan sosial, sekaligus menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
Lebih lanjut, pedoman tersebut menekankan bahwa di usia ke-72, khidmat telah bertransformasi menjadi keberanian untuk tampil dan memberi solusi.
Khidmat juga dipandang sebagai kesempatan emas bagi setiap kader IPNU untuk melukis jejak sejarahnya sendiri.
Sebab, intelektualitas tanpa spiritualitas hanya akan melahirkan kehampaan, sementara spiritualitas tanpa aksi nyata akan kehilangan makna sosialnya.
Tema “Meneguhkan Khidmat Pelajar menuju Peradaban Mulia” sangat relevan dengan kondisi generasi muda saat ini.
Pelajar hidup di era digital yang menawarkan kemudahan akses informasi, namun sekaligus menghadirkan tantangan berupa krisis identitas, individualisme, dan lunturnya nilai kebersamaan.
IPNU, sebagai organisasi pelajar berbasis nilai Ahlussunnah wal Jama’ah, mendorong kadernya untuk menjadi pelajar yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga matang secara moral dan spiritual.
Harlah ke-72 menjadi pengingat bahwa peradaban mulia hanya dapat dibangun oleh generasi yang mau berkhidmat, berproses, dan berkontribusi secara berkelanjutan.
Berikut 50+ ucapan Harlah IPNU yang dapat Anda gunakan untuk media sosial, spanduk, poster, maupun sambutan kegiatan:
Harlah ke-72 IPNU bukan sekadar perayaan usia, melainkan momentum refleksi dan afirmasi peran pelajar NU di tengah perubahan zaman.
Dengan tema besar yang menekankan khidmat sebagai gerakan aktif, IPNU menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan generasi pelajar yang cerdas, berkarakter, dan siap membangun peradaban mulia.***