
SERAYUNEWS – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kabupaten Cilacap berlangsung aman dan kondusif. Aparat gabungan yang terdiri dari kepolisian, TNI, dan pemerintah daerah diterjunkan untuk mengawal jalannya aksi yang dipusatkan di Alun-alun Kabupaten Cilacap, Jumat (1/5/2026).
Kapolresta Cilacap, Kombes Pol Budi Adhy Buono, menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari titik keberangkatan massa hingga mereka kembali ke lokasi masing-masing. Sebanyak 500 personel gabungan dilibatkan dalam pengamanan ini.
“Polresta Cilacap bersinergi dengan TNI dan Pemerintah Daerah dalam memberikan pelayanan kepada rekan-rekan buruh yang menyampaikan aspirasi. Mulai dari titik start, titik kumpul, hingga lokasi utama aksi di kantor Pemda, semua kita kawal dengan baik,” ujarnya.
Menurut Kombes Budi, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan jauh hari sebelum pelaksanaan aksi. Simulasi pengamanan hingga apel kesiapan personel dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.
“Dari awal kita sudah siapkan, termasuk simulasi. Tadi pagi juga kita gelar apel. Total ada 500 personel yang kita turunkan, terdiri dari Polri, TNI, dan unsur Pemda,” jelasnya.
Ia menambahkan, koordinasi lintas instansi menjadi kunci keberhasilan pengamanan. Dengan pengawalan yang terstruktur, massa buruh dapat menyampaikan aspirasi secara tertib tanpa mengganggu ketertiban umum.
Dalam aksi tersebut, ratusan buruh yang hadir menyampaikan 6 tuntutan kepada pemerintah daerah, yakni dorong pengesahan UU Ketenagakerjaan baru, penghapusan Sistem Outsourching dan Upah Murah (HOSTUM), reformasi pajak.
Kemudian ratifikasi konvensi ILO nomor 190, lalu perkuat perlindungan buruh migran dan hilangan multi level vendor, perkuat kontraktor lokal. Aspirasi itu diterima langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap melalui forum audiensi.
“Alhamdulillah, saat audiensi berjalan dengan baik. Beberapa tuntutan sudah disampaikan dan ditampung oleh pemerintah daerah. Setelah itu, massa juga kita kawal kembali pulang dengan aman,” katanya.
Budi memastikan tidak ada insiden berarti selama jalannya aksi. Situasi tetap terkendali berkat kerja sama semua pihak, termasuk para peserta aksi yang menjaga ketertiban.
Dengan pengamanan yang optimal dan komunikasi yang baik antara aparat, pemerintah, dan buruh, peringatan May Day di Cilacap tahun ini menjadi contoh aksi damai yang tetap mengedepankan dialog.