
SERAYUNEWS– Semangat membangun ekonomi kerakyatan berbasis desa terus diperkuat di Kabupaten Banjarnegara. Sebanyak 78 gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di daerah ini telah rampung dan ikut diresmikan secara serentak oleh Prabowo Subianto, Sabtu (16/5/2026).
Peresmian dilakukan secara virtual bersamaan dengan operasional 1.061 KDMP di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Untuk Banjarnegara, kegiatan dipusatkan di Koperasi Kelurahan Parakancanggah yang menjadi salah satu titik pelaksanaan peresmian.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat ekonomi masyarakat desa melalui pengembangan koperasi yang terintegrasi dengan kebutuhan warga.
Di Banjarnegara sendiri, pengembangan KDMP terus berjalan. Dari total 181 titik yang direncanakan, sebanyak 78 gedung telah selesai dibangun dan siap mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
Dandim 0704 Banjarnegara Letkol Inf NRP Nodelismen Hulu mengatakan bahwa koperasi merah putih ini nantinya tidak hanya menjadi tempat transaksi kebutuhan pokok, tetapi juga berfungsi sebagai pusat pemberdayaan ekonomi warga.
Menurutnya, KDMP akan melayani distribusi bahan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, hingga kebutuhan harian lainnya. Selain itu, koperasi juga diproyeksikan menjadi tempat penampungan hasil pertanian masyarakat Banjarnegara.
“Ke depan koperasi ini diharapkan bisa membantu petani dan masyarakat desa agar lebih mudah mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus membantu menjaga stabilitas harga,” ujarnya.
Tidak hanya itu, keberadaan koperasi juga dipersiapkan untuk mendukung distribusi pupuk bersubsidi bagi petani di Banjarnegara yang selama ini menjadi kebutuhan penting di wilayah pertanian.
Meski demikian, operasional penuh KDMP masih menunggu penyelesaian sarana dan prasarana pendukung agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal.
Sementara itu, Kabid Koperasi dan UMKM Disperindagkop UKM Banjarnegara, Kiki Kadarwati, mengatakan secara kelembagaan saat ini telah terbentuk 278 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Banjarnegara.
Dari jumlah tersebut, puluhan bangunan telah selesai dibangun, sementara sisanya masih dalam tahap pengembangan dan persiapan pembangunan.
Ia berharap keberadaan koperasi tidak hanya menjadi program formal semata, tetapi benar-benar hidup dan dimanfaatkan masyarakat desa untuk menggerakkan roda ekonomi lokal.
“Harapannya koperasi ini bisa menjadi ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat desa, sehingga warga semakin mandiri dan perekonomian daerah terus berkembang,” katanya.
Kehadiran KDMP dinilai sejalan dengan karakter masyarakat Banjarnegara yang selama ini bertumpu pada sektor pertanian, perdagangan kecil, dan usaha mikro. Dengan koperasi yang tersebar hingga desa dan kelurahan, pemerintah berharap perputaran ekonomi warga dapat semakin kuat dan merata hingga pelosok daerah.