Sabtu, 29 Januari 2022

Ada 63 Gerai Pertashop di Cilacap, Pom Mini Resmi Pertamina Kini Jadi Primadona Bisnis Baru

Pertashop. (dok pertamina)

Kurang lebih dua tahun dari diluncurkannya gerai penyalur BBM Pertamina atau Pertashop, di Cilacap telah berdiri sedikitnya 63 gerai pom mini resmi Pertamina itu. Bahkan sementara ini Cilacap menjadi wilayah dengan jumlah Pertashop terbanyak di Jateng dan DIY.


Cilacap, Serayunews.com

Sales Branch Manager Pertamina Rayon IV Cilacap-Banyumas Adeka Sangtraga Hitapriya mengatakan, pihaknya mengakui bahwa Kabupaten Cilacap merupakan salah satu daerah dengan persebaran Pertashop yang cukup pesat dibanding daerah lainnya di Indonesia.

“Mengingat memang kebutuhan BBM di Cilacap cukup banyak, sebanding dengan jumlah kendaraan dan penduduknya. Bahkan saat ini terdapat 63 gerai Pertashop se Cilacap,” katanya kepada serayunews.com, Senin (27/12/2021).

Baca juga  Gempar! Kecelakaan Dahsyat di Bojongsari, Avanza Sasak Satu Mobil, Bengkel, dan Tempat Praktik Dokter

Menurutnya, hal itu juga membuktikan sebagai dukungan positif masyarakat terhadap Pertashop dalam hal mendekatkan energi sebagai kebutuhan primer. Apalgai Pertashop saat ini juga dapat dikatakan menjadi pilihan usaha baru bagi pengusaha lokal maupun Bumdes.

“Di sisi lain Pertashop jadi pilihan bisnis yang menjanjikan untuk skala lokal, karena memiliki nilai ekonomi cukup tinggi. Apalagi modal yang dibutuhkan pun masih relatif terjangkau,” tuturnya.

Bahkan, kata dia, telah ada kerjasama antara Kementerian Dalam Negeri dengan PT Pertamina yang menunjuk Cilacap sebagai wilayah program percontohan pendirian Pertashop di Indonesia. Sehingga diharapkan tidak ada lagi persoalan penyaluran BBM dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

Baca juga  Sejumlah Ruas Jalan Gelap karena LPJU Rusak, Begini Penjelasan Kepala Dishub Purbalingga

“Pertashop ini sangat ideal sebagai unit usaha Bumdes atau koperasi, mengingat Pertashop ini tujuannya untuk pemenuhan kebutuhan BBM Non Subsidi, LPG non Subsidi dan produk PT Pertamina Ritel lainnya yang belum terlayani di tingkat desa,” ujarnya.

Berita Terkait

Berita Terkini