Sabtu, 31 Juli 2021

Adi Yuwono dan Bambang Irawan Masuk Bursa Ketua Askab PSSI Purbalingga

Sekretaris Askab PSSI Purbalingga, Martoyo

Dua nama masuk bursa Calon Ketua Umum Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Purbalingga periode 2021-2025. Masing-masing Adi Yuwono dan HR Bambang Irawan.


Purbalingga, Serayunewa.com

“Dua nama tersebut sudah masuk dan didaftarkan ke panitia Kongres. Keduanya diusulkan oleh sejumlah klub anggota Askab PSSI Purbalingga. Kongres akan kami laksanakan pada 21 Maret di Andrawina Hall Owabong Cottage,” kata Sekretaris Askab PSSI Purbalingga, Martoyo, di sela-sela rapat pengurus Askab PSSI Purbalingga, Kamis (11/3/2021).

Adi Yuwono yang merupakan Ketua Askab PSSI Purbalingga periode 2017-2021 menegaskan dirinya siap maju kembali dalam Kongres. Pihaknya masih berkeinginan untuk membangun dan memajukan sepakbola di Kabupaten Purbalingga.

“Saya siap maju lagu di Kongres,” kata Wakil Ketua DPRD Purbalingga tersebut di depan pengurus.

Sementara itu sejumlah klub anggota Askab PSSI Purbalingga mengusulkan nama Bambang Irawan untuk menjadi Ketua Umum Askab PSSI Purbalingga periode 2021-2025. Arif Saefudin dari Klub Candi Putra Desa Candiwulan Kecamatan Kutasari Purbalingga mengatakan sedikitnya terdapat 52 klub yang bersepakat memberikan dukungan kepada Bambang Irawan (BI).

“Kami melihat sosok mas BI merupakan figur yang tepat untuk memajukan sepakbola di Kabupaten Purbalingga. Kami siap untuk memberikan dukungan suara kepadanya di Kongres Askab PSSI Purbalingga,” katanya.

Menanggapi aspirasi tersebut Bambang Irawan memberikan apreasiasi. Namun Ketua DPRD Kabupaten Purbalingga tersebut mengatakan kemajuan sebuah organisasi tidak hanya ditentukan oleh ketua saja.

“Jika memang ingin sepakbola Purbalingga maju semua harus memiliki komitmen yang sama. Mulai dari klub hingga pengurus. Jika semua berkomitmen saya siap memberikan support penuh,” terangnya.

Kongres akan diikuti oleh 83 klub yang juga memiliki suara untuk menentukan Ketuas Askab PSSI Purbalingga. Dalam Kongres juga akan disampaikan laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2017-2021.

“ Satu program yang belum terlaksana yaitu kompetisi usia dini. Karena jadwalnya seharusnya Maret, namun kita sudah harus melaksanakan Kongres,” ujar Martoyo.

Editor :Tim Redaksi

Berita Terkait

Berita Terkini