
SERAYUNEWS – Ketua DPRD Kabupaten Banyumas, Agus Priyanggodo, menegaskan komitmennya untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara legislatif, eksekutif, dan unsur Muspida.
Langkah tersebut dinilai krusial untuk memulihkan kepercayaan publik sekaligus memastikan peran DPRD sebagai penyambung aspirasi masyarakat berjalan optimal.
Agus menyebut, pola komunikasi yang sehat antarlembaga akan memangkas hambatan birokrasi serta mempercepat proses pengambilan kebijakan yang berpihak kepada rakyat.
Ia menargetkan DPRD Banyumas ke depan tampil lebih terbuka, komunikatif, dan dipercaya publik.
“Dengan komunikasi yang baik, insya Allah beban berat ini akan menjadi ringan. Harapannya, hubungan antara eksekutif, legislatif, dan Muspida sebagai koordinator bisa semakin sinergis, sehingga DPRD ke depan lebih aspiratif dan dipercaya publik,” kata Agus usai pelantikan.
Selain memperkuat sinergi eksternal, Agus juga mempersiapkan perombakan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) dalam waktu dekat. Langkah ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan tata tertib DPRD yang melarang adanya rangkap jabatan.
Saat ini, Agus masih tercatat menduduki sejumlah posisi, di antaranya Ketua Komisi II serta anggota Badan Kehormatan.
“Dalam tata tertib tidak boleh ada rangkap jabatan. Karena itu, kita akan lakukan penyesuaian agar kinerja dewan tetap optimal dan sesuai aturan,” ujarnya.
Ia menegaskan, penetapan struktur baru AKD akan tetap mengikuti mekanisme konstitusional, yakni melalui pemilihan internal anggota DPRD dan selanjutnya disahkan dalam rapat paripurna.
Untuk menyelaraskan langkah, Agus telah menjadwalkan rapat koordinasi bersama jajaran pimpinan DPRD Banyumas lainnya. Ia menegaskan gaya kepemimpinannya mengedepankan prinsip musyawarah untuk mufakat dalam mengelola aspirasi para wakil rakyat.
“Kewajiban kami adalah menampung seluruh pikiran dan aspirasi yang ada di sini. Saya hanya sebagai koordinator, sehingga semua keputusan akan ditempuh melalui musyawarah bersama pimpinan dewan,” katanya.
Menutup pernyataannya, Agus mengingatkan bahwa legitimasi DPRD Banyumas sangat bergantung pada tingkat kepercayaan masyarakat. Ia mewanti-wanti agar lembaga legislatif tidak menciptakan jarak dengan rakyat yang diwakilinya.
“Kepercayaan yang sudah diberikan rakyat harus kita perjuangkan secara maksimal. Jangan sampai rakyat merasa ditinggalkan,” kata dia.
Melalui penguatan komunikasi lintas lembaga, pembenahan struktur internal, serta komitmen terhadap transparansi, DPRD Banyumas di bawah kepemimpinan Agus Priyanggodo diharapkan mampu menjadi lembaga yang lebih profesional, aspiratif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.