
PURWOKERTO, SERAYUNEWS – Nama Aisyah Zakkiyah belakangan ramai diperbincangkan di media sosial. Lantas, dia anak siapa?
Pasalnya, sosoknya menjadi perhatian publik setelah resmi ditunjuk sebagai Komisaris PT PP (Persero) Tbk, salah satu perusahaan konstruksi milik negara terbesar di Indonesia.
Sorotan publik tidak hanya tertuju pada usianya yang masih relatif muda, tetapi juga karena Aisyah diketahui masih aktif menjalankan tugas di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Kondisi tersebut memunculkan perbincangan mengenai rangkap jabatan, ditambah dengan isu yang menyebut dirinya merupakan keponakan Menteri PU, Dody Hanggodo.
Lantas, Aisyah Zakkiyah anak siapa? Berikut profil lengkap beserta fakta-fakta yang perlu Anda ketahui.
Pertanyaan mengenai siapa orang tua Aisyah Zakkiyah menjadi salah satu topik yang paling banyak dicari publik sejak namanya masuk jajaran Komisaris PT PP.
Hingga saat ini, identitas ayah dan ibu kandung Aisyah Zakkiyah belum dipublikasikan secara resmi kepada masyarakat.
Di media sosial beredar informasi yang menyebut Aisyah merupakan keponakan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo.
Isu tersebut kemudian memicu berbagai spekulasi, termasuk dugaan adanya nepotisme dalam proses pengangkatannya sebagai komisaris BUMN.
Namun demikian, belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah maupun keluarga yang membenarkan siapa orang tua kandung Aisyah ataupun menjelaskan hubungan kekerabatan tersebut secara rinci.
Karena itu, informasi mengenai identitas orang tuanya belum dapat dipastikan kebenarannya.
Berdasarkan profil resmi perusahaan yang dipublikasikan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Aisyah Zakkiyah lahir di Jakarta, 30 Desember 1993.
Dengan usia yang masih tergolong muda, ia menjadi salah satu komisaris termuda yang pernah menduduki kursi Dewan Komisaris PT PP (Persero) Tbk.
Aisyah resmi menjabat sebagai Komisaris PT PP (Persero) Tbk sejak 19 Mei 2026.
Sebelum dipercaya masuk ke jajaran komisaris perusahaan pelat merah tersebut, Aisyah telah dikenal sebagai Juru Bicara Kementerian Pekerjaan Umum.
Dalam peran itu, ia beberapa kali tampil menyampaikan berbagai kebijakan serta perkembangan program kementerian kepada masyarakat.
Belakangan, publik juga menyoroti bahwa Aisyah masih memiliki tugas di lingkungan Kementerian PU sehingga muncul pembahasan mengenai rangkap jabatan antara posisi di kementerian dan perusahaan BUMN.
Masuknya Aisyah ke dalam struktur Dewan Komisaris PT PP merupakan bagian dari penyegaran organisasi perusahaan.
Dalam susunan tersebut, ia menjabat sebagai komisaris biasa, bukan Komisaris Independen.
Aisyah bekerja bersama Komisaris Utama Dhony Rahajoe dan sejumlah anggota dewan komisaris lainnya untuk menjalankan fungsi pengawasan terhadap kinerja direksi.
Sebagai informasi, komisaris memiliki tugas utama mengawasi kebijakan direksi, memberikan masukan strategis, serta memastikan perusahaan berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik.
Posisi tersebut berbeda dengan direksi yang bertanggung jawab menjalankan operasional perusahaan sehari-hari.
Ramainya isu mengenai hubungan keluarga Aisyah dengan Menteri PU membuat PT PP mengeluarkan penjelasan resmi.
Dalam keterbukaan informasi perusahaan, PT PP menegaskan bahwa Aisyah tidak memiliki hubungan afiliasisebagaimana dimaksud dalam ketentuan tata kelola perusahaan dengan jajaran internal perseroan.
Berdasarkan profil resmi perusahaan, Aisyah Zakkiyah tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris lainnya, Direksi, maupun pemegang saham utama PT PP.
Penegasan tersebut disampaikan perusahaan sebagai bagian dari transparansi kepada investor dan publik.
Namun, pernyataan tersebut berbicara mengenai hubungan afiliasi dalam struktur perusahaan, bukan mengenai hubungan keluarga dengan pihak di luar struktur PT PP.
Penunjukan Aisyah sebagai komisaris memunculkan beragam respons.
Sebagian pihak menilai kehadiran figur muda dapat membawa perspektif baru dalam pengawasan perusahaan BUMN.
Di sisi lain, ada pula kritik yang mempertanyakan kesesuaian latar belakang karier Aisyah dengan sektor konstruksi, mengingat sebelumnya ia lebih dikenal sebagai juru bicara di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum.
Meski demikian, jabatan komisaris memang berfokus pada fungsi pengawasan, tata kelola, serta pemberian arahan strategis, bukan menjalankan operasional teknis proyek konstruksi secara langsung.
Nama Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo juga belakangan menjadi perhatian publik dalam isu yang berbeda.
Sebelumnya, beredar dokumen mengenai rencana kunjungan kerja delegasi Kementerian PU ke New York, Amerika Serikat.
Dokumen tersebut merupakan Surat Sekretaris Jenderal Kementerian PU Nomor HL04/T/Sj/2026/81 tertanggal 29 Juni 2026 yang memuat daftar peserta kunjungan kerja menghadiri High-Level Meeting on the Midterm Review of the New Urban Agenda di New York pada 13–19 Juli 2026.
Dalam daftar tersebut terdapat nama anggota keluarga Menteri PU sehingga memunculkan perhatian publik.
Sekretaris Jenderal Kementerian PU Apri Artoto membenarkan bahwa nama anggota keluarga Menteri memang tercantum dalam daftar tersebut.
Namun, ia juga menjelaskan bahwa daftar peserta tersebut masih bersifat dinamis dan dapat mengalami perubahan.
PT PP (Persero) Tbk merupakan salah satu perusahaan BUMN karya terbesar di Indonesia.
Perusahaan ini bergerak di berbagai sektor, antara lain:
Sebagai perusahaan terbuka yang sahamnya diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, PT PP menerapkan prinsip keterbukaan informasi, termasuk dalam penyampaian profil komisaris dan direksi kepada publik.
Hingga kini, pembahasan mengenai Aisyah Zakkiyah masih menjadi perhatian masyarakat.
Di satu sisi, publik menyoroti kiprah perempuan muda yang dipercaya duduk di jajaran komisaris BUMN.
Di sisi lain, muncul pertanyaan mengenai latar belakang, dugaan hubungan keluarga dengan Menteri PU, serta rangkap jabatan yang dijalankannya.
Meski demikian, berdasarkan informasi resmi yang telah dipublikasikan, identitas orang tua kandung Aisyah Zakkiyah belum diumumkan kepada publik.
Sementara itu, PT PP telah menegaskan bahwa yang bersangkutan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan komisaris lain, direksi, maupun pemegang saham utama perseroan.
Adapun isu mengenai hubungan keluarga dengan Menteri PU hingga kini masih menjadi perbincangan publik dan belum disertai konfirmasi resmi yang menjelaskan silsilah keluarganya.***