
SERAYUNEWS – Kabar baik bagi siswa SMA/sederajat yang aktif dan berprestasi. Telkom University membuka jalur khusus dalam Saringan Masuk Bersama (SMB) 2026 melalui skema Beasiswa Prestasi.
Jalur ini memberikan kesempatan bagi calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi tanpa harus mengikuti tes seleksi, sekaligus berpeluang memperoleh pembiayaan kuliah.
Program ini ditujukan bagi lulusan SMA, SMK, dan MA yang memiliki rekam jejak akademik maupun non-akademik. Penilaian berdasarkan nilai rapor serta bukti prestasi selama masa sekolah.
Berbeda dengan jalur seleksi pada umumnya, jalur Beasiswa Prestasi menitikberatkan pada pencapaian siswa selama di bangku sekolah.
Nilai rapor semester satu hingga lima menjadi salah satu indikator utama, dengan batas minimal nilai rata-rata 75.
Selain itu, calon pendaftar diwajibkan melampirkan dokumen pendukung berupa sertifikat atau bukti prestasi.
Prestasi yang diakui tidak hanya terbatas pada bidang akademik seperti lomba sains atau kompetisi tingkat nasional dan internasional, tetapi juga kegiatan non-akademik seperti organisasi sekolah, pramuka, hingga kegiatan kerohanian.
Pendekatan ini memberikan ruang lebih luas bagi siswa dengan potensi beragam, tidak hanya mereka yang unggul dalam ujian tertulis. Aktivitas di luar kelas kini menjadi nilai tambah dalam proses seleksi.
Dalam jalur ini, terdapat dua skema beasiswa yang dapat diperoleh oleh calon mahasiswa.
Pertama adalah Beasiswa Unggulan yang memberikan pembebasan biaya pendidikan hingga lulus, dengan syarat tertentu yang harus dipenuhi selama masa studi.
Kedua adalah Beasiswa Pintar, yaitu potongan biaya pendidikan pada tahun pertama.
Bentuk potongan dapat berupa pembebasan biaya uang pangkal (UP3) maupun biaya semester (SDP2), tergantung pada hasil seleksi dan ketentuan yang berlaku.
Kehadiran dua skema ini diharapkan dapat meringankan beban biaya pendidikan sekaligus mendorong lebih banyak siswa berprestasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
Untuk mengikuti jalur ini, peserta wajib memenuhi sejumlah persyaratan administrasi. Selain nilai rapor, calon pendaftar juga perlu melakukan pembelian PIN pendaftaran sebagai langkah awal proses seleksi.
Di samping itu, terdapat ketentuan khusus untuk beberapa program studi tertentu. Calon mahasiswa yang memilih jurusan di bidang teknik, desain, maupun seni diwajibkan tidak mengalami buta warna.
Hal ini berkaitan dengan kebutuhan kompetensi visual yang menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran di program studi tersebut.
Beberapa program studi yang mensyaratkan ketentuan tersebut antara lain teknik elektro, desain komunikasi visual, desain interior, hingga film dan animasi.
Jalur Beasiswa Prestasi ini mencerminkan perubahan paradigma dalam sistem seleksi pendidikan tinggi.
Tidak hanya mengandalkan kemampuan akademik semata, tetapi juga menghargai pengalaman, keterampilan, serta keaktifan siswa selama di sekolah.
Bagi siswa yang aktif mengikuti kegiatan organisasi atau kompetisi, jalur ini menjadi peluang strategis untuk melanjutkan pendidikan tanpa tekanan ujian tambahan. Di sisi lain, hal ini juga mendorong siswa untuk lebih mengembangkan potensi diri sejak dini.***