Senin, 18 Oktober 2021

Alhamdulillah Pasokan Lancar saat PPKM dan Jelang Iduladha, Harga Kebutuhan Pokok di Cilacap Stabil

harga kebutuhan pokok, iduladha 1442 h, serayunews, serayu news, berita terkini, berita hari ini, cilacap
Pedagang pasar sedang menjual dagangannya. (Irfan Miftah Ramadhan)

Harga bahan kebutuhan pokok pada sejumlah pasar di Cilacap kota terpantau relatif stabil sehari jelang Iduladha 1442 Hijriah. Hal itu dikarenakan pasokan dari distributor lancar.


Cilacap, serayunews.com

Kepala Bidang Perdagangan DPKUKM Kabupaten Cilacap Titi Suwarni mengatakan, sejauh ini harga kebutuhan pokok di pasaran terpantau stabil. Apalagi besok merupakan perayaan Iduladha 1442 Hijriah, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dengan lonjakan harga yang kecil kemungkinannya terjadi.

“Harga rata-rata kebutuhan pokok stabil, karena pemantauan dan koordinasi dengan distributor juga dilakukan. Alhamdulillah pasokannya lancar, sehingga tidak ada lonjakan yang signifikan menjelang lebaran haji ini,” katanya kepada serayunews.com, Senin (19/7/2021).

Ia menjelaskan, harga rata-rata kebutuhan pokok pada hari ini, meliputi beras IR64 seharga Rp 8.800 per Kilogramnya. Sedangkan gula pasir Rp 12.800, kemudian minyak goreng curah Rp 13.600, kemudian daging sapi Rp 128.000, kemudian daging ayam ras Rp 27.000 atau naik Rp 1.700 dari hari sebelumnya. Sedangkan daging ayam kampung seharga Rp 73.300, telur ayam kampung Rp 42.300 dan telur ayam ras Rp 27.000.

Sedangkan untuk harga rata-rata cabai, yang mengalami kenaikan yakni cabai rawit merah sebesar Rp 3.000 atau saat ini diharga Rp 47.600, serta untuk harga cabai rawit hijau tetap, yakni Rp 27.000. Sedangkan untuk cabai hijau kriting Rp 18.300 dan untuk cabai hijau biasa Rp 17.300.

“Bawang merah justru turun, dari Rp 34.000 ke Rp 29.000. Kalau untuk bawang lainnya stabil, begitu pula harga daging ikan, kedelai dan tepung, yang semuanya stabil,” tuturnya.

Titi juga menyebutkan, pihanya melakukan pemantauan guna menyetabilkan harga tidak hanya karena akan ada perayaan Iduladha. Namun sudah dilakukan sebelum pelaksanaan PPKM Darurat, karena pihaknya juga ingin menjamin harga kebutuhan pokok tidak melonjak selama rangkaian PPKM Darurat dan perayaan Iduladha.

“Kami pantau terus sejak awal bulan, karena ada PPKM Darurat dan Iduladha. Alhamdulillah pasokannya lancar dan tidak ada lonjakan yang berarti, jika pun ada tidak lebih dari Rp 3 ribu. Sementara untuk perbedaan harga eceran di masing-masing pasar tradisional dipengaruhi oleh jarak tempuh pendistribusian,” jelasnya.

Berita Terkait

Berita Terkini