
SERAYUNEWS – Jerawat merupakan salah satu permasalahan kulit yang umum dialami banyak orang, baik remaja maupun dewasa.
Kehadirannya sering kali menimbulkan rasa tidak nyaman, bahkan bisa memengaruhi kepercayaan diri seseorang.
Beragam cara biasanya dilakukan untuk mengatasi masalah ini, mulai dari penggunaan produk perawatan kulit, konsultasi medis, hingga menjalani perawatan kecantikan tertentu.
Meski berbagai metode modern sudah banyak tersedia, sebagian orang tetap mencari cara alternatif sebagai pelengkap usaha penyembuhan.
Dalam tradisi keilmuan Islam, terdapat sejumlah amalan yang dipercaya dapat membantu mengatasi masalah kesehatan, termasuk gangguan kulit seperti jerawat.
Salah satu amalan tersebut disebutkan dalam kitab klasik karya ulama terkenal, Syekh Ahmad bin Ali al-Buni.
Doa Menghilangkan Jerawat dalam Kitab Syamsul Ma’arif
Kitab Syamsul Ma’arif dikenal sebagai salah satu karya yang membahas berbagai amalan spiritual dan doa yang bersumber dari ayat-ayat Al-Qur’an.
Dalam kitab tersebut dijelaskan bahwa seseorang yang mengalami jerawat membandel, meskipun telah berusaha mengobatinya secara medis, dianjurkan untuk menambah ikhtiar melalui amalan tertentu.
Amalan ini menggabungkan usaha fisik dengan pendekatan spiritual. Tujuannya bukan hanya untuk memohon kesembuhan, tetapi juga sebagai bentuk penguatan keyakinan bahwa segala kesembuhan berasal dari Allah SWT.
Bacaan Ayat yang Dibaca untuk Menghilangkan Jerawat
Dalam kitab tersebut disebutkan dua ayat Al-Qur’an yang dianjurkan untuk dibaca sebagai bagian dari doa menghilangkan jerawat. Berikut bacaan lengkapnya:
QS Al-Baqarah ayat 243
اَلَمْ تَرَ اِلَى الَّذِيْنَ خَرَجُوْا مِنْ دِيَارِهِمْ وَهُمْ اُلُوْفٌ حَذَرَ الْمَوْتِۖ فَقَالَ لَهُمُ اللّٰهُ مُوْتُوْاۗ ثُمَّ اَحْيَاهُمْۗ اِنَّ اللّٰهَ لَذُوْ فَضْلٍ عَلَى النَّاسِ وَلٰكِنَّ اَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَشْكُرُوْنَ
Latin:
Alam tara ilalladzîna kharajû min diyârihim wa hum ulûfun khadzaral-mauti fa qâla lahumullâhu mûtû tsumma aḥyâhum, innallâha ladzû faḍlin ‘alan-nâsi wa lâkinna aktsaran-nâsi lâ yasykurûn.
Artinya:
“Tidakkah kamu memperhatikan orang-orang yang keluar dari kampung halamannya dalam jumlah ribuan karena takut mati? Lalu Allah berfirman kepada mereka, ‘Matilah kamu!’ Kemudian Allah menghidupkan mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pemberi karunia kepada manusia, tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur.”
QS Thaha ayat 105
وَيَسْـَٔلُوْنَكَ عَنِ الْجِبَالِ فَقُلْ يَنْسِفُهَا رَبِّيْ نَسْفًاۙ
Latin:
Wa yas’alûnaka ‘anil-jibâli fa qul yansifuhâ rabbî nasfâ.
Artinya:
“Mereka bertanya kepadamu tentang gunung-gunung, maka katakanlah, ‘Tuhanku akan menghancurkannya sehancur-hancurnya.”
Tata Cara Mengamalkan Doa Menghilangkan Jerawat
Amalan yang dijelaskan dalam kitab tersebut memiliki tahapan yang cukup sederhana namun membutuhkan ketelatenan.
Pertama, seseorang diminta menyiapkan biji gandum atau bahan lain yang memiliki bentuk serupa. Biji tersebut kemudian dibacakan ayat-ayat yang telah disebutkan, dengan ketentuan setiap satu biji dibacakan ayat sebanyak satu kali.
Setelah seluruh biji selesai dibacakan doa, biji tersebut ditumbuk hingga halus. Hasil tumbukan kemudian digunakan sebagai olesan atau bedak yang diaplikasikan pada bagian kulit yang berjerawat.
Amalan ini dianjurkan dilakukan secara rutin dan disertai keyakinan serta niat memohon kesembuhan kepada Allah SWT.
Dengan menggabungkan perawatan medis, menjaga gaya hidup sehat, serta memperbanyak doa, seseorang diharapkan dapat memperoleh kesembuhan yang menyeluruh.
Selain membantu mengatasi jerawat, amalan spiritual juga dapat memberikan ketenangan hati dan memperkuat hubungan dengan Sang Pencipta.***









