
SERAYUNEWS – Berikut ini adalah informasi tentang doa agar diberi kemudahan dalam menagih hutang. Dalam kehidupan sosial, urusan hutang piutang menjadi hal yang cukup sensitif karena berkaitan dengan kepercayaan dan tanggung jawab moral.
Tidak sedikit orang merasa canggung ketika harus menagih hutang, apalagi jika dilakukan dari jarak jauh tanpa pertemuan langsung. Kondisi ini sering menimbulkan rasa tidak nyaman dan kekhawatiran akan merusak hubungan baik.
Dalam ajaran Islam, hutang merupakan kewajiban yang harus diselesaikan. Namun, proses menagihnya dianjurkan dilakukan dengan cara yang bijaksana, santun, dan penuh kesabaran.
Selain melakukan usaha secara langsung, umat Islam juga dianjurkan untuk berdoa kepada Allah SWT sebagai bentuk ikhtiar spiritual agar urusan penagihan hutang dipermudah dan diberikan jalan terbaik.
Doa Utama untuk Memohon Kemudahan Menagih Hutang
Salah satu doa yang dikenal dalam tradisi keislaman dipercaya dapat membantu mempermudah proses penagihan hutang. Doa ini berisi permohonan kepada Allah SWT agar memberikan kemudahan bagi orang yang memiliki kewajiban hutang untuk melunasinya, sekaligus memudahkan pihak pemberi hutang dalam menagih haknya.
اَللَّهُمَّ لَحْظَةً مِنْ لَحَظَاتِكَ اْلكِرَامِ، تُيَسِّرُ عَلىَ غَرَمَائِيْ بِهَا اْلقَضَاءَ، وَتُيَسِّرُ لِيْ بِهَا مِنْهُمُ اْلاِقْتِضَاءَ، إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَئْ قَدِيْرٌ
Allahumma lahzhotan min lahazhootikal kiram, tuyassiru ‘alaa ghuromaa-ii bihal qodhoo-a wa tuyassiru lii bihaa minhumul iqtidhoo-a, innaka ‘alaa kulli syai-in qadiir.
Artinya: “Ya Allah, melalui karunia dari banyak karunia-Mu yang mulia, mudah-mudahan Engkau mempermudah dengannya pada orang-orang yang berhutang padaku untuk melunasi, dan mudah-mudahan Engkau mempermudah kepadaku untuk menagih pada mereka, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.”
Doa ini mencerminkan sikap keseimbangan, karena tidak hanya memohon hak untuk kembali, tetapi juga berharap agar pihak yang berhutang diberikan kelapangan rezeki sehingga mampu melunasi kewajibannya.
Doa tersebut dianjurkan dibaca secara rutin, terutama setelah sholat wajib atau pada waktu-waktu yang diyakini sebagai waktu mustajab.
Dzikir yang Dianjurkan untuk Membantu Urusan Hutang Piutang
Selain berdoa, mengamalkan dzikir tertentu juga dipercaya dapat membantu membuka jalan dalam urusan menagih hutang.
Dzikir yang berasal dari Asmaul Husna sering diamalkan karena mengandung makna mendalam tentang sifat-sifat Allah SWT.
Dzikir “As-Samii” yang berarti Allah Maha Mendengar dapat dibaca secara rutin sebagai bentuk permohonan agar keluhan dan harapan didengar oleh Allah.
Selain itu, dzikir “Al-Mu’izz” yang bermakna Allah Maha Memuliakan juga diyakini dapat membantu mempermudah urusan seseorang, termasuk persoalan hutang piutang.
Ada pula dzikir “Yaa Mudzil” yang diyakini dapat melembutkan hati seseorang agar menyadari kewajiban yang harus dipenuhi. Meski demikian, pengamalannya harus disertai niat baik, bukan untuk menyakiti atau merugikan pihak lain.
Amalan Membaca Ayat dan Surat Al-Qur’an
Al-Qur’an juga memberikan tuntunan bagi umat Islam dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan, termasuk masalah hutang. Beberapa surat dan ayat kerap diamalkan sebagai doa agar diberikan kesabaran dan kemudahan dalam menagih hutang.
Surat Al-Fatihah sering dijadikan amalan pembuka doa dengan harapan dapat melembutkan hati orang yang memiliki hutang.
Selain itu, Surat Al-Baqarah ayat 250 mengandung permohonan kesabaran dan keteguhan hati saat menghadapi kesulitan.
Ayat tersebut mengajarkan pentingnya memohon pertolongan Allah SWT agar diberi kekuatan dalam mempertahankan hak secara bijaksana.
Surat Ali Imran ayat 16 juga dapat diamalkan sebagai bentuk permohonan ampunan kepada Allah SWT. Membersihkan hati dari dosa diyakini dapat menjadi salah satu jalan agar doa lebih mudah dikabulkan.
Pentingnya Usaha Nyata dan Sikap Bijaksana dalam Menagih Hutang
Walaupun doa dan amalan spiritual memiliki peran penting, Islam tetap menekankan pentingnya usaha nyata dalam menyelesaikan masalah hutang piutang.
Menagih hutang sebaiknya dilakukan dengan komunikasi yang sopan, tidak menekan, serta tetap menjaga hubungan baik.
Sikap sabar dan penuh pengertian menjadi kunci utama agar proses penagihan tidak menimbulkan konflik. Dengan menggabungkan usaha lahiriah dan spiritual, diharapkan persoalan hutang dapat diselesaikan secara adil dan penuh keberkahan.
Nah itu dia beberapa doa yang bisa Anda amalkan untuk menagih hutang agar cepat dibayar. Semoga berhasil.***








