
SERAYUNEWS — Semangat kreativitas otomotif di wilayah Banyumas Raya memuncak dalam gelaran Automodif Fest (AMF) 2026 yang digelar di kawasan Eks Moro Purwokerto, Minggu (8/2/2026).
Event kolaborasi perdana komunitas mobil dan motor tersebut sukses menyedot antusiasme ratusan peserta dari berbagai daerah.
Tingginya minat peserta bahkan membuat panitia terpaksa membatasi pendaftaran karena kuota sudah terpenuhi sejak sebelum hari pelaksanaan.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, di mana komunitas mobil dan motor menggelar acara secara terpisah, AMF 2026 hadir sebagai wadah besar yang mempersatukan seluruh pecinta otomotif.
Board of Director AMF, Dian Prihantara atau Ambon, menegaskan bahwa AMF dirancang sebagai ruang kolaborasi lintas komunitas.
“Event AMF ini kolaborasi antara teman-teman mobil dan motor. Kalau sebelumnya masing-masing mengadakan event sendiri, sekarang kami satukan dalam Automodif Fest. Isinya ada kontes mobil, kontes motor, car meet up, sunmori ride, foto by bus, hiburan DJ, dan juga talk show,” katanya.

Salah satu sesi yang menarik perhatian pengunjung adalah talk show otomotif yang menghadirkan atlet dari Banyumas Slalom Team serta tamu dari Japanese Retro Car Forum Jakarta.
Beragam jenis kendaraan memenuhi area pameran, mulai dari motor matic, motor gede, hingga deretan mobil modifikasi dengan berbagai konsep dan aliran.
Automodif Fest 2026 tidak hanya menjadi ajang pamer, tetapi juga kompetisi modifikasi dengan standar penilaian profesional. Ambon menyebut, para builder lokal mendapatkan penilaian langsung dari juri berpengalaman.
Tim juri didatangkan dari berbagai kota besar, di antaranya Suddenly Auto Culture (Jakarta), Indonesia Custom Show (Yogyakarta), serta Ototrend (Surabaya).

Panitia mencatat jumlah peserta AMF 2026 mencapai ratusan unit kendaraan dari berbagai daerah.
Rinciannya sebagai berikut:
Melihat antusiasme peserta yang tinggi, Ambon memastikan Automodif Fest akan terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya.
“Kedepan akan dilaksanakan tiap tahun, karena peserta cukup tinggi. Bahkan ada yang terpaksa ditolak karena mendaftar di hari pelaksanaan. Banyak yang request supaya tahun depan diadakan lagi,” kata dia.
Kehadiran Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap pertumbuhan ekosistem otomotif kreatif di Banyumas.
“Acara-acara seperti ini harus ada setiap tahun, selain sebagai sarana menyalurkan hobi dan kreativitas anak muda agar tetap positif dan produktif, ini juga akan menjadi ruang tumbuhnya industri kreatif otomotif di Banyumas,” kata Sadewo.
Dengan suksesnya pelaksanaan AMF 2026, Banyumas semakin memantapkan posisinya sebagai salah satu pusat otomotif kreatif di wilayah barat Jawa Tengah, sekaligus menjadi ruang silaturahmi komunitas yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif lokal.