
SERAYUNEWS- Polres Wonosobo merilis data kriminalitas sepanjang tahun 2025 yang menunjukkan kondisi keamanan wilayah relatif terkendali.
Meski jumlah laporan tindak pidana mengalami sedikit peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, tingkat penyelesaian perkara justru menunjukkan tren positif.
Capaian ini menegaskan komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Wonosobo.
Data tersebut disampaikan dalam rangka evaluasi kinerja akhir tahun sekaligus sebagai bentuk transparansi kepada publik.
Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan dalam laporannya menyebutkan, berdasarkan data Satreskrim Polres Wonosobo, sepanjang tahun 2025 tercatat 98 laporan tindak pidana.
Angka ini mengalami kenaikan tipis dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 95 laporan.
Meski demikian, Polres Wonosobo menilai peningkatan jumlah laporan juga mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat dalam melaporkan tindak kriminal kepada aparat penegak hukum.
Dari total 98 laporan tindak pidana pada 2025, 82 perkara berhasil diselesaikan. Angka ini meningkat dibandingkan tahun 2024, di mana dari 95 laporan, 74 perkara berhasil dituntaskan.
Dengan capaian tersebut, tingkat penyelesaian perkara di Wonosobo meningkat sekitar 5,78 persen. Selain itu, Satreskrim Polres Wonosobo juga berhasil menuntaskan enam perkara tunggakan dari tahun 2023 dan 2024.
Polres Wonosobo menilai peningkatan penyelesaian perkara menunjukkan efektivitas kinerja aparat dalam penegakan hukum.
Kepolisian terus memperkuat sinergi dengan masyarakat, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Pendekatan preventif dan represif dijalankan secara seimbang guna menekan potensi kejahatan di berbagai sektor.
Selain kejahatan konvensional, Polres Wonosobo juga mencatat penurunan kasus tindak pidana narkotika dan psikotropika sepanjang 2025. Jumlah kasus turun dari 32 laporan pada 2024 menjadi 26 laporan pada 2025, atau menurun sekitar 18,75 persen.
Dari jumlah tersebut, tingkat penyelesaian perkara narkotika mencapai 84 persen. Sebagian besar kasus telah diselesaikan, sementara beberapa perkara lainnya masih dalam proses hukum tahap pertama.
Polres Wonosobo menegaskan bahwa penanganan kriminalitas tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga pada upaya pencegahan. Patroli rutin, pendekatan humanis melalui program pembinaan masyarakat, serta kerja sama lintas sektor terus ditingkatkan.
Program sambang warga dan dialog langsung dengan masyarakat juga menjadi bagian dari strategi kepolisian dalam menyerap informasi serta mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini.
Dengan kondisi kriminalitas yang relatif terkendali dan tingkat penyelesaian perkara yang meningkat, Polres Wonosobo optimistis stabilitas keamanan daerah dapat terus terjaga.
Kepolisian berkomitmen memberikan pelayanan terbaik sekaligus bertindak tegas terhadap pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat.
Polres Wonosobo juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing dan segera melaporkan setiap potensi gangguan keamanan.
Menatap tahun berikutnya, Polres Wonosobo menargetkan peningkatan kualitas penegakan hukum dan pelayanan publik.
Dengan dukungan masyarakat dan sinergi seluruh elemen, diharapkan angka kriminalitas di Wonosobo dapat terus ditekan secara berkelanjutan.