Ilustrasi Bawa Tumbler ke Venue DCF 2026/Ilustrasi AI
BANJARNEGARA, SERAYUNEWS – Pengunjung Dieng Culture Festival (DCF) 2026 tidak perlu khawatir jika ingin membawa botol minum sendiri ke area venue. Panitia justru memperbolehkan dan menyarankan peserta membawa tumbler selama mengikuti rangkaian festival.
Ketentuan tersebut tercantum dalam FAQ resmi DCF 2026 yang diperbarui pada 15 Juli 2026. Dalam panduan persiapan peserta, panitia secara langsung menyebut tumbler sebagai salah satu perlengkapan yang boleh dibawa ke venue.
Tumbler Justru Disarankan Dibawa
Membawa tumbler bukan hanya diperbolehkan, tetapi juga menjadi bagian dari imbauan panitia kepada peserta. Tumbler dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan minum selama berada di kawasan festival sekaligus membantu mengurangi penggunaan kemasan sekali pakai.
Dalam ketentuan resmi DCF 2026, peserta juga diminta menjaga kebersihan area festival dan membuang sampah pada tempatnya. Membawa wadah minum pribadi menjadi salah satu langkah sederhana untuk mendukung kebersihan selama festival berlangsung.
Hal tersebut menjadi relevan karena DCF 2026 berlangsung di kawasan dataran tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, pada 28–30 Agustus 2026. Festival tahun ini mengusung tema “Spirit of Harmony”, yang mengangkat pertemuan antara tradisi, alam, seni, dan masyarakat Dieng.
Meski tumbler diperbolehkan, tidak semua barang dapat dibawa masuk ke area pertunjukan. Panitia melarang peserta membawa sejumlah barang yang dinilai dapat mengganggu keamanan maupun kenyamanan pengunjung.
Beberapa di antaranya adalah senjata tajam, senjata api, obat-obatan terlarang, kursi portabel, payung, tongsis, tripod, drone, serta hewan peliharaan. Peserta juga dilarang membawa barang atau melakukan tindakan yang dapat mengganggu jalannya pertunjukan.
Perlengkapan yang Sebaiknya Dibawa
Selain tumbler, peserta DCF 2026 disarankan menyiapkan perlengkapan untuk menghadapi suhu dingin Dieng. Panitia merekomendasikan jaket tebal, sarung tangan, penutup kepala, kaus kaki, dan alas kaki yang nyaman.
Peserta juga dianjurkan membawa jas hujan atau ponco apabila terjadi perubahan cuaca. Sementara itu, payung tidak diperbolehkan digunakan di area pertunjukan karena dapat menghalangi pandangan pengunjung lain.(Yoga Adikusuma)