
SERAYUNEWS – Industri hiburan Tanah Air kembali diramaikan dengan hadirnya program pencarian bakat terbaru bertajuk Band Academy yang ditayangkan oleh Indosiar.
Program ini membawa pendekatan berbeda dibandingkan ajang serupa, karena secara khusus menyoroti kompetisi antar grup band, bukan solois seperti yang selama ini lebih dominan di layar kaca.
Kehadiran Band Academy menjadi angin segar bagi dunia musik Indonesia, terutama dalam upaya menghadirkan regenerasi band-band baru dengan karakter dan identitas musikal yang kuat.
Tidak hanya sekadar kompetisi, program ini juga dirancang sebagai wadah pembinaan bagi para musisi muda agar siap terjun ke industri musik profesional.
Sebelum tampil di panggung utama, Band Academy terlebih dahulu melalui proses audisi yang cukup panjang dan kompetitif. Ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia ikut ambil bagian dalam tahap seleksi awal.
Dari proses tersebut, terpilih sebanyak 30 grup band terbaik yang berhasil melaju ke tahap utama.
Para peserta datang dengan latar belakang genre yang beragam, mulai dari pop, rock, hingga eksplorasi musik yang lebih eksperimental.
Keberagaman ini menjadi daya tarik tersendiri karena setiap band membawa warna musik yang berbeda.
Hal tersebut membuat setiap penampilan di panggung terasa unik dan tidak mudah diprediksi oleh penonton.
Band Academy Indosiar dijadwalkan mulai tayang perdana pada Selasa, 7 April 2026 pukul 19.00 WIB.
Program ini disiarkan secara langsung melalui Indosiar dan juga dapat disaksikan melalui platform streaming digital Vidio.
Setelah penayangan perdana, acara ini akan hadir secara rutin setiap hari Rabu hingga Jumat pada jam yang sama.
Pola penayangan yang konsisten ini memungkinkan penonton mengikuti perjalanan setiap peserta secara bertahap, mulai dari penampilan di panggung hingga evaluasi dari juri.
Format siaran yang terbagi dalam beberapa hari juga memberikan alur kompetisi yang lebih terstruktur.
Setiap episode menampilkan fase berbeda, sehingga penonton dapat memahami proses perkembangan setiap band secara lebih mendalam.
Salah satu keunggulan Band Academy terletak pada sistem pembinaan yang intensif. Para peserta tidak hanya dituntut tampil maksimal, tetapi juga mendapatkan arahan langsung dari para coach berpengalaman.
Nama-nama seperti Badai, Uchie Wiby, dan Baba Vicky dipercaya untuk membimbing para peserta.
Setiap coach memiliki pendekatan berbeda dalam mengembangkan potensi band, baik dari sisi teknis permainan musik maupun penguatan karakter.
Proses mentoring ini diharapkan mampu membantu peserta meningkatkan kualitas penampilan sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi tantangan di industri musik yang terus berkembang.
Penilaian dalam Band Academy dilakukan oleh jajaran juri yang terdiri dari musisi dan pelaku industri musik ternama.
Mereka adalah Anang Hermansyah, Tantri Syalindri Ichlasari, Swasti Sabdastantri, Ariyo Wahab, serta Pongki Barata.
Keberagaman latar belakang juri membuat proses penilaian tidak hanya berfokus pada teknik bermusik semata.
Aspek kreativitas, daya tarik panggung, hingga potensi komersial juga menjadi pertimbangan dalam menentukan hasil akhir.
Dengan kombinasi tersebut, setiap peserta dituntut tidak hanya tampil baik secara musikal, tetapi juga mampu membangun koneksi dengan penonton.
Band Academy Indosiar membuka peluang besar bagi band-band baru untuk mendapatkan eksposur di tingkat nasional.
Program ini tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat, tetapi juga pintu masuk menuju industri musik yang lebih luas.
Dengan konsep yang menggabungkan kompetisi dan pembinaan, Band Academy diharapkan mampu melahirkan musisi-musisi baru yang siap bersaing dan membawa warna segar bagi industri musik Indonesia.***