
SERAYUNEWS-Banjir pesisir berpotensi terjadi di wilayah Tegal dan sekitarnya pada Jumat (15/5/2025). Karena itu warga di pesisir Tegal dan sekitarnya diminta untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir pesisir ini.
Hal itu seperti diungkap Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tegal. BMKG Tegal menginformasikan peringatan dini potensi banjir pesisir atau rob pada Jumat (15/5/2026) pukul 17.00 WIB sampai 20.00 WIB.
Dikutip dari Instagram BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tegal, disebutkan masyarakat pesisir diimbau waspada terhadap peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum. Fenomena itu berpotensi menyebabkan banjir pesisir atau rob pada Jumat (15/5/2026) pukul 17.00 WIB sampai 20.00 WIB. Banjir pesisir tersebut berpotensi terjadi di wilayah pesisir Tegal, Brebes, dan Pemalang.
Jika rob terjadi, akan berdampak pada aktivitas warga. Aktivitas warga yang akan terdampak adalah bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di permukiman pesisir, aktivitas tambak garam dan perikanan darat. Maka, warga diimbau untuk siaga mengantisipasi dampak air pasang maksimum. Kemudian masyarakat bisa memantau perkembangan melalui media sosial BMKG.
BMKG Tegal mengungkapkan, bahwa peningkatan ketinggian air laut maksimum terjadi karena adanya fenomena super new moon alias fase bulan perigee dan bulan baru tanggal 17 Mei 2026 yang berpotensi meningkatkan air laut maksimum.
Diketahui, fenomena banjir pesisir atau rob sering terjadi di pesisir utara Pulau Jawa. Kini, salah satu kebijakan yang sedang diusahakan pemerintah adalah membentuk tanggul raksasa di pantura agar banjir pesisir tidak lagi menggenangi daratan.