
SERAYUNEWS — Persibara Banjarnegara membawa 20 pemain terbaik dalam lawatan perdananya pada lanjutan Liga 4 PSSI Jawa Tengah Grup F.
Laskar Dipayudha menantang tuan rumah Persik Kendal di Stadion Kebondalem, Kendal, Rabu (7/1/2026) sore ini.
Pada laga tandang ini, Persibara Banjarnegara menargetkan hasil positif demi menjaga peluang lolos dari fase grup Liga 4 PSSI Jateng.
Manajemen dan tim pelatih Persibara Banjarnegara menilai perolehan poin di kandang lawan menjadi sangat krusial.
Tambahan angka akan memperbesar peluang Laskar Dipayudha untuk bersaing di papan atas Grup F.
Persibara datang dengan motivasi tinggi setelah pada laga sebelumnya mampu menahan imbang Persikama Kabupaten Magelang.
Hasil imbang 1-1 saat menjamu Persikama Kabupaten Magelang di Stadion Soemitro Kolopaking dijadikan bahan evaluasi menyeluruh oleh jajaran pelatih. Tim pelatih fokus menutup celah kelemahan yang muncul pada laga perdana.
Langkah tersebut dilakukan agar Persibara tampil lebih solid dan efektif saat menghadapi Persik Kendal.
Pelatih Fisik Persibara Banjarnegara, Suratno, memastikan 20 pemain yang dibawa berada dalam kondisi fisik optimal dan siap bertanding.
“Dengan kemampuan yang ada, kami optimistis dapat mencuri poin di kandang lawan, dan semangat ini sudah tertanam pada seluruh pemain,” katanya.
Ia menegaskan kesiapan fisik pemain menjadi modal penting untuk menjalankan strategi tim sepanjang pertandingan.
Meski optimistis, Suratno mengingatkan para pemain agar tetap waspada. Menurutnya, Persik Kendal memiliki semangat juang tinggi setelah meraih kemenangan pada laga perdana.
“Tentu saja kami inginkan yang terbaik, dan semua skuat siap untuk memberikan yang terbaik untuk Banjarnegara,” katanya.
Persik Kendal sebelumnya sukses mengalahkan tuan rumah Persak Kebumen dengan skor tipis 1-0.
Saat ini, Persik Kendal memimpin klasemen sementara Grup F Liga 4 PSSI Jateng. Sementara itu, Persibara Banjarnegara berada di peringkat ketiga dengan satu poin hasil imbang pada laga perdana.
Kondisi tersebut membuat laga sore ini menjadi tantangan berat bagi Persibara, sekaligus ujian konsistensi dalam perburuan tiket lolos ke fase berikutnya.