Sabtu, 20 Agustus 2022

Baznas Buka Layanan Pembayaran Zakat di MPP Banyumas

Kepala DPMPTSP Kabupaten Banyumas, Amrin Ma’ruf bersama jajaran Baznas saat pembukaan pelayanan Baznas di MPP Banyumas. (Foto : Dok MPP)

Mulai bulan Ramadan tahun ini, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyumas membuka pelayanan pembayaran zakat, infak, dan sodakoh di Mal Pelayanan Publik (MPP) Banyumas.


Purwokerto, Serayunews,com

Ketua Baznas Kabupaten Banyumas, Drs.H.Umar AR mengatakan, dibukanya pelayanan Baznas di MPP merupakan upaya Baznas untuk mempermudah akses masyarakat yang ingin menyalurkan zakat, infak, serta sodakoh. Mengingat selama ini, masih cukup banyak masyarakat yang datang ke kantor Baznas.

Baca juga  Sepak Bola Sarungan Tim Bupati vs Tim Sekda Meriahkan Agustusan di Cilacap

“Setiap hari, ada dua orang petugas yang kita tempatkan di MPP untuk melayani masyarakat yang ingin membayar zakat, infak, dan sodakoh. Mendekati Hari Raya Idulfitri nanti, kita juga membuka pelayanan pembayaran zakat fitrah,” kata Umar, Kamis (7/4/2022).

Selama ini, lanjutnya, sebagian para muzakki (orang yang dikenai kewajiban membayar zakat atas kepemilikan harta yang telah mencapai nisab dan haul), sudah banyak yang membayar zakat melalui rekening Baznas. Namun sebanyak 40 persen muzzaki masih membayar dengan datang ke kantor Baznas.

Sehingga penambahan tempat pelayanan zakat, diharapkan akan mempermudah dan mempercepat pelayanan yang diberikan Baznas. Terlebih lagi, MPP merupakan tempat yang sangat strategis, sebab banyak pengusaha Banyumas yang datang ke MPP untuk keperluan perizinan usahanya.

Baca juga  Wisatawan yang Tenggelam di Pantai Kertojayan Purworejo Ditemukan Tewas

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Banyumas, Amrin Ma’ruf mengatakan, setelah bulan Ramadan ini, diharapkan Baznas tetap membuka stand di MPP Banyumas. Hal tersebut sejalan dengan semangat MPP Banyumas yang terus berusaha untuk memperbanyak jenis pelayanan serta meningkatkan mutu pelayanan.

 Amrin menjelaskan, pihaknya juga akan menggandeng Baznas dalam berbagai kegiatan sosialisasi legalitas usaha mikro kecil. Sebab menurutnya, zakat bukan hanya menjadi kewajiban orang kaya saja, tetapi bagi siapapun yang mampu dan mempunyai usaha.

Baca juga  Alamak! Gara-gara Bakar Sampah, Tempat Pengolahan Kayu dan Rumah Warga di Pekuncen Ikut Terbakar

“Semangatnya adalah memotivasi pelaku usaha, meskipun hanya usaha mikro dan kecil untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui zakat, infak dan sodakoh, sebagai upaya membersihkan hartanya supaya bisa mendapatkan keberkahan yang lebih dari yang maha kuasa” tuturnya.

Berita Terkait

Berita Terkini