Minggu, 19 September 2021

Berharap Bisa Semakin Berkembang, Inilah Produk UMKM Purbalingga Dipajang di Bandara JBS

Produk UMKM Purbalingga di pajang Kawasan Bandara JBS Purbalingga (Amin Wahyudi)

Beragam produk hasil usaha mikro kecil menengah (UMKM) turut dipajang di kawasan Bandara Jenderal Besar Soedirman (JBS) Purbalingga. Gerai UMKM di bandara diharapkan bisa menjadikan berkembangnya produk khas kota Perwira. Sebab, bandara menjadi satu diantara pintu masuk orang-orang luar daerah ke Purbalingga.


Purbalingga, serayunews.com

Ketua Dekranasda Rizal Diansyah menyampaikan, pengelola Bandara Soedirman memberikan ruang untuk display kerajinan dan produk UMKM Purbalingga. Sehingga pihaknya turut memajang sejumlah produk hasil UMKM di ruang tunggu bandara.

“Hadirnya bandara diharapkan menjadi daya ungkit bangkitnya perekonomian. Oleh karena itu, produk kerajinan dan UMKM Purbalingga harus ditampilkan,” kata Rizal, Jumat (04/06/2021).

Meski produk UMKM Purbalingga sudah bisa diakses dari berbagai platform, namun tak ada ruginya memanfaatkan bandara untuk melapak. Berbagai upaya perlu dilakukan demi kemajuan UMKM lokal. Seperti tempat-tempat lain, seperti rest area, tempat wisata, bandara merupakan lokasi dimana orang luar daerah masuk.

“Maka bandara menjadi tempat yang cukup strategis untuk memperkenalkan produk asal Purbalingga,” ujarnya.

Harapannya, para pengunjung bandara, bisa dipermudah ketika membutuhkan oleh-oleh setelah berkunjung ke Purbalingga. Baik berupa makanan, ataupun kerajinan. Beberapa produk dipajang.

“Itu harus dikenalkan di bandara, setidaknya mereka tahu oleh-oleh apa yang harus diburu saat berkunjung di Purbalingga atau kalau tidak sempat beli tersedia di Bandara sembari menunggu pesawat bisa berbelanja,” ujarnya.

Kerajinan yang ditampilkan di antaranya wayang suket, aneka kerajinan kayu dan batik khas Purbalingga. Produk lainnya, ada kopi, makaroni keju, abon sapi, olahan nanas dan aneka kue kering.Produk-produk tersebut merupakan hasil karya pengrajin dan pelaku UMKM Purbalingga.

“Wayang Suket dari pengrajin di Desa Wlahar, Rembang kerajinan kayu dari Majatengah, Kemangkon dan batik dari Forum Pengrajin Batik Purbalingga,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Purbalingga Budi Susetyono.

Dijelaskan Budi, semua produk sudah memiliki izin, diproduksi secara higienis dan kemasan yang baik sehingga layak untuk oleh-oleh khas Purbalingga.

Diketahui, Bandara JBS Purbalingga sudah beroperasi sejak Kamis (03/06/2021). Penerbangan perdana disaksikan langsung oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, dan Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi. Sementara ini, pada tahap awal maskapai yang melayani penerbangan dari dan ke Bandara Soedirman baru Citilink. Rute penerbangan yang tersedia adalah Purbalingga – Jakarta, Purbalingga – Surabaya.

Baca juga Pedagang Buah di Pasar Bobotsari Purbalingga Digebugi Tukang Palak Pakai Balok Kayu, Begini Kronologinya

Berita Terkait

Berita Terkini