Minggu, 28 November 2021

Bersih dan Indah, Kabupaten Cilacap Raih Penghargaan Adipura 2018

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji (kanan) saat menerima penghargaan Adipura dari Wakil Presiden saat itu Jusuf Kalla. foto: dok Pemkab Cilacap

Kabupaten Cilacap kembali meraih penghargaan Adipura tahun 2018. Penghargaan dibidang kebersihan dan keindahan kota tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Presiden RI, Yusuf Kalla kepada Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, di gedung Manggala Wanabakti Jakarta, Senin (14/01/2019).


Cilacap, serayunews.com

Penghargaan Adipura kategori kota sedang terbersih, diterima Kabupaten Cilacap untuk yang kedua kalinya, setelah dalam tahun 2017. Penghargaan Adipura sebelumnya pernah diterima oleh Kota Cilacap mulai tahun 2008, 2010, 2012, dan 2014.Untuk penghargaan tahun 2018 ini, Kota Cilacap sudah meraih Adipura sebanyak enam kali.

Diketahui, Adipura merupakan sebuah penghargaan dari Pemerintah Indonesia (Kementerian Negara Lingkungan Hidup), yang diberikan kepada kabupaten atau kota yang dinilai berhasil dalam mengelola kebersihan dan lingkungan perkotaan secara berkelanjutan. Program Adipura dimulai sejak tahun 1986, sempat terhenti pada tahun 1998, dan dicanangkan kembali pada tahun 2002.

  • Program Adipura merupakan salah satu instrumen pemerintah untuk mendorong penyelesaian berbagai isu lingkungan hidup, yaitu:
    Pengelolaan Sampah dan Ruang Terbuka Hijau
  • Pemanfaatan Ekonomi dari Pengelolaan Sampah dan Ruang Terbuka Hijau
  • Pengendalian Pencemaran Air
  • Pengendalian Pencemaran Udara
  • Pengendalian Dampak Perubahan Iklim
  • Pengelolaan Kasus Pertambangan
  • Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan
  • Penerapan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik

Ada dua aspek utama yang menjadi dasar penilaian Adipura, meliputi:

  • Kondisi fisik, yaitu kebersihan dan keteduhan lingkungan perkotaan.
  • Kondisi non fisik, yaitu mengenai institusi, manajemen, dan daya tanggap dalam mengelola lingkungan perkotaan.

Penghargaan Adipura terbagi menjadi 4 kategori, yaitu:

  • Kota Metropolitan (jumlah penduduk lebih dari 1 juta jiwa)
  • Kota Besar (jumlah penduduk antara 500.001 – 1.000.000 jiwa)
  • Kota Sedang (jumlah penduduk antara 100.001 – 500.000 jiwa)
  • Kota Kecil (jumlah penduduk sampai dengan 100.000 jiwa)

Berita Terkait

Berita Terkini