
SERAYUNEWS – Siapa bilang para srikandi pengusaha daerah tidak bisa melek inovasi kampus? Lewat Kolaborasi UT Purwokerto dan Unsoed (Universitas Jenderal Soedirman), para pelaku usaha mikro di Gumiwang, Banjarnegara, baru saja mendapat suntikan ilmu berharga. Tujuannya cuma satu: bikin produk lokal makin merajai pasar!
Agenda pemberdayaan yang menyasar Asosiasi Wanita Pengusaha Makanan Ringan (Aswapemari) ini digelar pada Selasa (7/4/2026). Nggak main-main, acara ini sukses menyedot perhatian karena langsung didatangi oleh tokoh-tokoh penting daerah.
Terlihat hadir Kepala Dinas Perindagkop UKM Banjarnegara, Drs. Adi Cahyono Purwo Saputro, M.M., bersama mantan Bupati Banjarnegara, Syamsudin, S.Pd., M.Pd. Kehadiran para pembesar ini jadi bukti nyata kalau pemerintah full support terhadap kemajuan ibu-ibu pengusaha lokal.
Dari kubu akademisi yang menggerakkan Kolaborasi UT Purwokerto dan Unsoed ini, hadir langsung Ketua Inkubator Bisnis Unsoed, Nurwijayanti, S.TP., M.P.
Sementara itu, UT Purwokerto menerjunkan dosen Akuntansinya, Indah Setia Utami, S.E., M.Si., dan Candra Okky Susilo. Mereka tidak datang dengan tangan kosong, melainkan membawa serta pasukan mahasiswa dari prodi Teknologi Pangan (Tekpang) dan Biologi untuk mendampingi warga.
Di hadapan para anggota Aswapemari, Indah memaparkan bahwa kesibukan mengurus bisnis bukanlah halangan untuk upgrade ilmu di bangku kuliah. Sistem belajar di UT yang super fleksibel sangat ramah bagi para pelaku UMKM.
“Kami sangat mendorong ibu-ibu pengusaha ini untuk terus meningkatkan pengetahuan. Apalagi di UT ada Prodi Teknologi Pangan yang materinya sangat relevan. Ini bekal penting supaya produk makanan ringan kita makin kompetitif,” jelas Indah.
Inisiatif jemput bola lewat Kolaborasi UT Purwokerto dan Unsoed ini pun diacungi jempol oleh Adi Cahyono. Ia melihat pendampingan ini sebagai gerbang bagi UMKM untuk melangkah lebih profesional dan melek digital.
Acara pun ditutup dengan suntikan motivasi dari eks Bupati Syamsudin yang sukses membakar semangat para wanita pengusaha Gumiwang untuk terus berinovasi demi mendongkrak ekonomi keluarga.