
SERAYUNEWS – Wakil Ketua MPR RI, Dr. Lestari Moerdijat, SS MM secara simbolis menyerahkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) bertempat di SMA N 1 Purwokerto. Bantuan PIP ini dialokasikan kepada 91 siswa yang terdiri dari pelajar SMAN 1 Purwokerto dan SMAN 2 Purwokerto.
Lestari Moerdijat menegaskan bahwa kehadiran dirinya bertindak sebagai penyalur amanah dari program yang diinisiasi oleh pemerintah pusat tersebut.
“Saya cuma menyalurkan saja, tapi bantuan ini merupakan program pemerintah yaitu Program Indonesia Pintar,” katanya, Senin (15/06/2026).
Dia menyampaikan, program Pemerintah ini bertujuan untuk membantu meringankan biaya sekolah. Khususnya bagi pelajar yang berasal dari latar belakang keluarga yang kurang beruntung.
“PIP ini bertujuan untuk membantu biaya sekolah siswa, menuju Indonesia emas,” ujarnya.
Bantuan ini dapat terealisasi berkat usulan dari ikatan alumni. Ketua ASMARI Gerbong 6, Kusnar Peni Dewanti, menyampaikan bahwa dari ASMARI awalnya mengajukan 100 penerima. Namun, setelah melalui proses verifikasi, jumlah yang lolos dan diterima berjumlah 91 siswa.
“Dari kami usulkan 100 penerima bantuan PIP, tapi yang mendapat ACC 91 siswa,” katanya.
Dia menambahkan, bahwa sejak awal keberadaan ASMARI telah berkomitmen untuk memberikan kemanfaatan bagi almamater dan keluarganya. Selain mengusulkan bantuan PIP, juga rutin dilaksanakan kegiatan sosial.
“Komitmen kami adalah bisa memberikan manfaat bagi sekolah, alumnus dan masyarakat secara umum,” kata dia.
Selain agenda utama penyerahan bantuan PIP, rangkaian acara tersebut juga diisi dengan kegiatan edukasi penting bagi para siswa. Di antaranya adalah sosialisasi tentang pencegahan dan penanganan kekerasan seksual, dengan tema: Mewujudkan sekolah yang inklusif yang aman dan nyaman bebas dari segala bentuk kekerasan.
Tak hanya itu, para siswa juga dibekali dengan kegiatan mitigasi bencana yang mengusung tema: Pengenalan mitigasi bencana kepada siswa. Rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan sekolah yang tidak hanya mendukung secara finansial, tetapi juga aman, nyaman, dan tanggap terhadap situasi darurat.