
PURWOKERTO, SERAYUNEWS– Perkuliahan di Universitas Terbuka (UT) bukan hanya soal menerima materi dan mengerjakan tugas, melainkan juga dengan sistem pendidikan jarak jauh, mahasiswa dituntut memiliki kemampuan mengatur waktu, belajar secara mandiri. Di samping itu, mahasiswa dituntut dapat memahami berbagai layanan akademik, hingga mampu memanfaatkan teknologi dalam menunjang proses pembelajaran.
Kesiapan tersebut menjadi fokus dalam Pelatihan Keterampilan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ) Universitas Terbuka Purwokerto yang digelar Sabtu (8/8/2026) di Aula Lantai 4 Kantor UT Purwokerto.
Kegiatan ini dikemas tidak sekadar sebagai kegiatan pengenalan kampus. Mahasiswa baru diajak langsung mengenal pola belajar di UT sekaligus memahami berbagai keterampilan yang akan mereka butuhkan selama menjalani perkuliahan.
Sejak pagi, suasana kegiatan dibuat interaktif. Setelah melakukan registrasi, mahasiswa diajak mengenal lebih dekat Universitas Terbuka melalui berbagai tayangan profil dan informasi mengenai UT, dilanjutkan dengan pembukaan, pembentukan kelompok, permainan, hingga aktivitas membuat konten video secara berkelompok.
Rangkaian tersebut menjadi pembuka sebelum mahasiswa masuk ke materi utama mengenai bagaimana menjadi mahasiswa yang mampu belajar secara mandiri.
Sesi materi pagi menghadirkan Rani Darojah, S.Pd., M.Pd., Lektor/Dosen FKIP UT Purwokerto. Dalam sesi tersebut, mahasiswa dibekali pemahaman mengenai strategi belajar mandiri yang menjadi salah satu kunci keberhasilan mengikuti pendidikan jarak jauh.
Materi tidak berhenti pada pemahaman konsep. Mahasiswa juga diajak mengenali skenario PKBJJ, memahami karakter belajar mandiri, meningkatkan kemampuan membaca secara efektif, membuat catatan hasil bacaan, menyusun peta konsep, hingga memahami berbagai keterampilan akademik yang diperlukan selama menjalani perkuliahan.
Mahasiswa juga diperkenalkan dengan berbagai bentuk pembelajaran di UT, termasuk Tutorial Online (Tuton), Tutorial Tatap Muka (TTM), mata kuliah praktik dan praktikum, serta hal-hal yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas pembelajaran.
Pesan yang dibangun dalam sesi ini sederhana: kuliah jarak jauh memberikan fleksibilitas, tetapi fleksibilitas tersebut harus diimbangi dengan kemandirian dan kedisiplinan mahasiswa.
Setelah sesi pagi, pembekalan dilanjutkan pada siang hari bersama Hendy Yudoko, S.P., Manajer Perluasan Daya Jangkau, Registrasi, dan Ujian UT Purwokerto.
Kali ini, mahasiswa diajak lebih dekat dengan berbagai layanan UT Online dan sumber belajar yang akan menjadi bagian dari perjalanan akademik mereka.
Mahasiswa mendapatkan pemahaman mengenai pemanfaatan layanan online, sumber belajar, pelaksanaan ujian online, hingga mengikuti simulasi Ujian Online Berbasis Mobile (UOM).
Pembekalan tersebut menjadi penting karena berbagai aktivitas akademik mahasiswa UT tidak terlepas dari pemanfaatan layanan digital. Dengan mengenal sistem sejak awal, mahasiswa diharapkan tidak lagi kebingungan ketika mulai memasuki aktivitas perkuliahan sebenarnya.
Bagi mahasiswa baru, PKBJJ menjadi salah satu langkah awal untuk beradaptasi dengan karakter pembelajaran di Universitas Terbuka.
Bukan hanya mengenal bagaimana sistem perkuliahan berjalan, melainkan juga mahasiswa dibekali kemampuan untuk mengatur proses belajar, memahami layanan akademik, mencari dan memanfaatkan sumber belajar, serta bertanggung jawab terhadap proses belajarnya sendiri.
Melalui kegiatan tersebut, UT Purwokerto berupaya memastikan mahasiswa tidak hanya datang dengan status sebagai mahasiswa baru, tetapi juga memiliki bekal yang cukup untuk menjalani perjalanan akademiknya.
Dalam sistem pendidikan jarak jauh, kampus menyediakan ruang dan fasilitas untuk belajar, tetapi mahasiswa sendirilah yang menentukan seberapa jauh ia akan berkembang.
Dengan bekal strategi belajar mandiri dan pemahaman terhadap layanan digital yang diberikan sejak awal, mahasiswa baru UT Purwokerto diharapkan lebih siap menghadapi perkuliahan dan menjadi pembelajar yang aktif, mandiri, serta adaptif di era digital.