
SERAYUNEWS – Setelah perayaan Idulfitri, umat Islam memasuki bulan Syawal yang menjadi kelanjutan dari bulan Ramadan.
Banyak masyarakat yang mencari kepastian mengenai bulan Syawal 2026 berakhir pada tanggal berapa di bulan April. Informasi ini penting, terutama bagi mereka yang ingin menjalankan amalan sunnah seperti puasa Syawal maupun ibadah lainnya.
Bulan Syawal sendiri merupakan bulan ke-10 dalam kalender Hijriah. Meski tidak seintens Ramadan, bulan ini tetap memiliki nilai keutamaan yang tinggi dan dianjurkan untuk tetap diisi dengan berbagai ibadah.
Berdasarkan penetapan pemerintah melalui sidang isbat, 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada 21 Maret 2026. Dengan demikian, bulan Syawal berlangsung selama 29 hari hingga berakhir pada 18 April 2026.
Artinya, sebagian besar bulan Syawal berada di bulan April 2026, khususnya mulai awal April hingga pertengahan bulan. Tanggal-tanggal tersebut menjadi momen penting bagi umat Islam untuk melanjutkan amalan setelah Ramadan.
Namun, terdapat sedikit perbedaan dalam penetapan kalender Hijriah. Kalender Hijriah Global Tunggal yang digunakan oleh Muhammadiyah menetapkan bahwa bulan Syawal berakhir lebih awal, yaitu pada 17 April 2026.
Perbedaan satu hari ini merupakan hal yang wajar dalam penentuan kalender Islam karena adanya perbedaan metode perhitungan.
Jika dirinci dalam kalender Masehi, bulan Syawal 1447 H dimulai pada 21 Maret 2026 dan berakhir pada 18 April 2026. Memasuki bulan April, tanggal 1 April sudah berada pada 12 Syawal.
Selanjutnya, tanggal-tanggal penting di bulan April meliputi pertengahan Syawal hingga akhir bulan, yakni dari sekitar 12 Syawal hingga 29 Syawal.
Dengan demikian, umat Islam masih memiliki waktu cukup panjang di bulan April untuk melaksanakan amalan sunnah.
Bulan Syawal dikenal sebagai waktu untuk melanjutkan kebiasaan baik yang telah dibangun selama Ramadan. Salah satu amalan yang paling dianjurkan adalah puasa enam hari di bulan Syawal.
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Nabi Muhammad, disebutkan bahwa orang yang berpuasa Ramadan kemudian melanjutkannya dengan enam hari di bulan Syawal akan mendapatkan pahala seperti berpuasa sepanjang tahun.
Puasa ini dapat dilakukan mulai tanggal 2 Syawal dan boleh dikerjakan secara berurutan maupun terpisah.
Selain puasa, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak ibadah lainnya, seperti sedekah, membaca Al-Qur’an, serta menjaga silaturahmi. Bahkan, bagi yang belum sempat melaksanakan i’tikaf di bulan Ramadan, ibadah tersebut masih dapat dilakukan di bulan Syawal.
Mengetahui kapan berakhirnya bulan Syawal menjadi hal penting agar umat Islam dapat memaksimalkan waktu yang tersisa untuk beribadah.
Dengan mengetahui bahwa Syawal 2026 berakhir pada 18 April (atau 17 April menurut sebagian versi), maka perencanaan ibadah seperti puasa sunnah dapat dilakukan dengan lebih terarah.
Selain itu, informasi ini juga membantu masyarakat dalam mengatur aktivitas keagamaan maupun sosial selama bulan Syawal berlangsung.
Dengan memahami jadwal serta keutamaan bulan Syawal, umat Islam diharapkan dapat memanfaatkan momen ini untuk meningkatkan kualitas ibadah dan menjaga semangat kebaikan yang telah dibangun selama Ramadan.***