
SERAYUNEWS- PSS Sleman akhirnya memastikan tiket promosi otomatis ke Super League musim 2026/27 setelah tampil dominan dan menundukkan PSIS Semarang dengan skor telak 3-0 pada pekan terakhir Grup Timur Pegadaian Championship 2025/26.
Laga yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (3/5/2026), menjadi momen bersejarah bagi Super Elang Jawa di hadapan ribuan suporternya. Kemenangan tersebut sekaligus mengantar PSS finis di puncak klasemen akhir Grup Timur dengan koleksi 56 poin.
Keberhasilan itu terasa semakin dramatis karena PSS harus bersaing ketat dengan Persipura Jayapura hingga pekan terakhir kompetisi. Melansir laman resmi I-League, berikut kami sajikan ulasan selengkapnya:
Bermain di kandang sendiri, skuad asuhan Ansyari Lubis langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit babak pertama dibunyikan.
Namun PSIS Semarang yang diperkuat sejumlah pemain senior seperti Beto Goncalves dan Otavio Dutra mampu memberikan perlawanan sengit pada awal pertandingan.
PSS akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-34. Penyerang andalan Gustavo Tocantins sukses memanfaatkan peluang di depan gawang dan menaklukkan Rizky Darmawan lewat sepakan jarak dekat.
Gol tersebut langsung membakar semangat ribuan suporter yang memadati Stadion Maguwoharjo. Skor 1-0 untuk keunggulan Super Elja bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, dominasi PSS semakin terlihat. Tim tuan rumah terus menekan lini pertahanan PSIS demi mengamankan kemenangan yang sangat menentukan.
Hasilnya datang pada menit ke-58 ketika Junior Haqi berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0. PSIS mencoba bangkit di sisa waktu pertandingan, tetapi pertahanan PSS tampil disiplin dan sulit ditembus.
Menjelang laga berakhir, tepatnya menit ke-87, Stadion Maguwoharjo kembali bergemuruh setelah Arda Alfareza mencetak gol spektakuler melalui tendangan bebas kaki kiri yang gagal dijangkau Rizky Darmawan.
Gol tersebut menutup kemenangan meyakinkan PSS Sleman dengan skor 3-0.
Tambahan tiga poin membuat PSS Sleman mengoleksi 56 poin di klasemen akhir Grup Timur Pegadaian Championship 2025/26.
Jumlah poin itu sebenarnya sama dengan milik Persipura Jayapura. Namun Super Elang Jawa berhak finis di posisi pertama karena unggul head to head.
Keberhasilan ini memastikan PSS merebut satu tiket promosi otomatis ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan.
Sementara itu, PS Barito Putera yang sebelumnya masih memiliki peluang promosi harus puas finis di belakang dua tim teratas.
Sebelum pertandingan berlangsung, Pelatih Kepala PSS Sleman, Ansyari Lubis, memang sudah menegaskan bahwa tensi persaingan di Grup Timur sangat tinggi.
Menurutnya, ada tiga tim yang sama-sama memiliki ambisi besar untuk lolos langsung ke Super League musim depan.
“Atmosfernya pasti tinggi dan tensinya juga tinggi. Tapi saya melihat pemain tidak terbebani secara berlebihan. Mereka justru menikmati pertandingan melawan PSIS,” ujar Ansyari Lubis.
Ia juga menilai laga terakhir di Maguwoharjo menjadi momentum penting bagi para pemain untuk menciptakan sejarah pribadi sekaligus membahagiakan masyarakat Sleman.
“Momentum ini bisa menjadi kebanggaan bagi masyarakat Sleman dan juga keluarga para pemain,” katanya.
Setelah memastikan promosi, PSS Sleman kini bersiap menghadapi partai final Pegadaian Championship 2025/26.
Super Elja dijadwalkan bertemu Garudayaksa FC untuk menentukan siapa tim terbaik musim ini.
Pertandingan final tersebut akan berlangsung di Stadion Maguwoharjo pada 9 Mei mendatang.
Laga ini diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua tim sama-sama tampil konsisten sepanjang musim dan sukses mencuri perhatian publik sepak bola nasional.