
BANJARNEGARA, SERAYUNEWS– Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana menitipkan pesan khusus kepada Kapolres Banjarnegara yang baru, AKBP Aruma Chandra Dewi, agar memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak di samping menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Pesan tersebut disampaikan dalam acara kenal pamit Kapolres Banjarnegara. Menurut Amalia, keamanan merupakan fondasi utama pembangunan daerah, namun perlindungan terhadap kelompok rentan juga harus menjadi prioritas melalui sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan seluruh pemangku kepentingan.
Amalia berharap kehadiran AKBP Aruma Chandra Dewi mampu membawa penguatan dalam penanganan maupun pencegahan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Banjarnegara.
“Besar harapan kami kepada Ibu Kapolres yang baru untuk terus menjaga Banjarnegara tetap aman dan kondusif. Di samping itu, kami berharap penanganan serta pencegahan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat semakin diperkuat melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Amalia.
Menurutnya, perlindungan terhadap perempuan dan anak menjadi bagian penting dalam mewujudkan Banjarnegara yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
Bupati menilai kehadiran seorang polisi wanita (Polwan) sebagai Kapolres Banjarnegara menjadi momentum untuk memperkuat pendekatan yang lebih humanis dalam pelayanan dan perlindungan masyarakat.
AKBP Aruma Chandra Dewi juga mencatatkan sejarah sebagai Polwan pertama yang meraih gelar doktor di bidang kriminologi dari Universitas Indonesia. Latar belakang akademik tersebut dinilai menjadi bekal penting dalam memahami berbagai persoalan sosial dan tindak kriminal, khususnya yang melibatkan perempuan, anak, dan kelompok rentan.
Dalam kesempatan yang sama, AKBP Aruma Chandra Dewi menyatakan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program positif yang telah dibangun pejabat sebelumnya.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan menjaga keamanan daerah tidak dapat dilakukan oleh kepolisian sendiri, melainkan memerlukan kolaborasi dengan pemerintah daerah, TNI, dunia usaha, tokoh masyarakat, hingga seluruh elemen warga.
“Kami berharap kolaborasi yang selama ini sudah terjalin dengan baik dapat terus ditingkatkan. Apa yang telah dibangun oleh pejabat sebelumnya akan kami lanjutkan dan perkuat agar masyarakat Banjarnegara semakin merasakan keamanan dan kenyamanan dalam menjalankan aktivitasnya,” kata AKBP Aruma.
AKBP Aruma menambahkan, situasi keamanan yang kondusif menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan investor untuk menanamkan modal di Banjarnegara.
Menurutnya, investasi yang terus tumbuh akan berdampak langsung terhadap penciptaan lapangan kerja, pergerakan ekonomi daerah, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Ketika situasi keamanan terjaga, iklim investasi akan semakin baik. Masuknya investasi tentu akan membuka lapangan pekerjaan baru, menggerakkan perekonomian daerah, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banjarnegara,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Banjarnegara berharap sinergi yang semakin kuat dengan Polres Banjarnegara mampu menciptakan daerah yang aman, ramah bagi perempuan dan anak, sekaligus memiliki daya saing ekonomi yang lebih baik.
Kolaborasi seluruh elemen masyarakat diyakini menjadi kunci keberhasilan dalam menjalankan program perlindungan sosial, menjaga stabilitas keamanan, dan mendorong pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Banjarnegara.