
SERAYUNEWS – Menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026, kebutuhan masyarakat terhadap uang pecahan baru biasanya meningkat signifikan.
Tradisi berbagi Tunjangan Hari Raya (THR) hingga kebiasaan memberi uang kepada sanak saudara membuat layanan penukaran uang baru selalu ramai diminati.
Untuk mengantisipasi antrean panjang, Bank Indonesia menyediakan layanan pemesanan penukaran uang secara daring melalui platform PINTAR BI.
Namun, setelah berhasil mendaftar, masih banyak masyarakat yang kebingungan saat hendak mencetak atau mengunduh bukti pemesanan.
Padahal, dokumen tersebut menjadi syarat utama ketika datang ke lokasi kas keliling. Berikut penjelasan lengkap mengenai cara download dan cetak bukti pemesanan PINTAR BI, termasuk solusi jika lupa menyimpannya.
Apa Itu Bukti Pemesanan di PINTAR BI?
Bukti pemesanan merupakan dokumen resmi yang diterbitkan sistem setelah seseorang berhasil melakukan pendaftaran penukaran uang melalui situs resmi PINTAR BI.
Dokumen ini berisi data penting, mulai dari nama pemesan, Nomor Induk Kependudukan (NIK), jadwal dan lokasi penukaran, hingga rincian nominal serta pecahan uang yang dipesan.
Fungsinya bukan sekadar formalitas. Bukti tersebut menjadi validasi bahwa pemesan telah memperoleh slot penukaran pada waktu dan tempat tertentu.
Tanpa dokumen ini, petugas kas keliling tidak dapat melayani proses penukaran, meskipun sebelumnya sudah mendaftar secara online.
Cara Download dan Cetak Bukti Pemesanan PINTAR BI
Bagi yang belum sempat menyimpan file atau ingin mencetak ulang, caranya cukup mudah.
Pengguna hanya perlu kembali mengakses situs resmi PINTAR BI, lalu memilih menu “Cetak Bukti Pemesanan”.
Pada halaman tersebut, masukkan NIK serta alamat email yang digunakan saat mendaftar. Jika data sesuai, sistem otomatis menampilkan detail pesanan lengkap dengan kode pemesanan, jadwal, lokasi, serta rincian nominal uang.
Selanjutnya, klik tombol unduh untuk menyimpan dokumen dalam format PDF. File ini dapat disimpan di perangkat ponsel atau komputer.
Meski bukti digital biasanya sudah cukup, mencetak dokumen fisik tetap disarankan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kendala teknis di lokasi penukaran.
Solusi Jika Lupa Mengunduh Bukti Pemesanan
Tidak sedikit masyarakat yang panik karena merasa lupa menyimpan bukti setelah pendaftaran.
Namun, sistem PINTAR BI memungkinkan pengguna mengakses ulang dokumen tersebut tanpa perlu mendaftar kembali.
Caranya sama seperti proses cetak ulang. Cukup masukkan NIK dan email yang sama, lalu unduh kembali file PDF yang tersedia.
Dengan demikian, hak atas slot penukaran tetap aman selama data yang dimasukkan sesuai.
Mengapa Bukti Pemesanan Sangat Penting?
Penerapan sistem online melalui PINTAR BI bertujuan menciptakan layanan yang lebih tertib, transparan, dan mengurangi kerumunan.
Bukti pemesanan menjadi instrumen utama dalam sistem ini karena berfungsi sebagai tiket resmi layanan.
Dengan memahami cara download dan cetak bukti pemesanan secara benar, masyarakat dapat menghindari kendala saat penukaran uang baru.
Persiapan yang matang akan membuat proses lebih cepat, aman, dan nyaman, terutama di momen Ramadan dan Idulfitri yang identik dengan kebutuhan uang pecahan baru.***











